Iseng Ngetes, Rina Nose Temukan Sambal Cireng Reaktif Corona, Kok Bisa?

Iseng Ngetes, Rina Nose Temukan Sambal Cireng Reaktif Corona, Kok Bisa?
Ilustrsi sambal cireng. (Wowkeren)

Iseng-iseng ngetes pakai alat rapid tes antigen Covid-19, Rina Nose temukan sambal cireng yang reaktif corona. Nggak hanya itu, ada pula selai apel dan minuman bersoda yang reaktif corona. Bagaimana penjelasannya?

Inibaru.id – Baru-baru ini komedian ternama Rina Nose menghebohkan dunia maya setelah iseng mencoba menguji sambal cireng menggunakan alat rapid tes antigen Covid-19. Para netizen dibuat terkejut setelah alat rapid tersebut menunjukkan dua garis merah yang berarti reaktif.

Ternyata, kejadian tersebut bukan satu-satunya lo, Millens! Sebelumnya, ada seseorang dari Jerman yang juga menguji selai apel menggunakan rapid tes antigen dan menunjukkan hasil reaktif. Selanjutnya, anggota parlemen Austria Michael Schnedlitz juga mendapati hasil reaktif setelah iseng menguji Coca-Cola.

Menanggapi hal ini, Associate Professor dan Peneliti Kimia Universiti Putra Malaysia Bimo A Tejo mengungkapkan bahwa rapid tes antigen hanya berfungsi pada pH tertentu. Alat ini juga sangat sensitif terhadap keasaman sampel.

Oleh sebab itu, sampel swab hidup harus dimasukkan dalam larutan penyangga (buffer) supaya keasaman stabil di kisaran pH 7-8,” ungkapnya di akun Instagramnya @ba.tejo pada Senin (21/12).

Nilai pH sambal cireng, selai apel, dan Coca-Cola berada di luar nilai pH yang diizinkan sehingga merusak alat rapid test antigen,” tambahnya.

Penjelasan Bimo di Inatagramnya. (Ibstagram.com/ba.tejo)
Penjelasan Bimo di Inatagramnya. (Ibstagram.com/ba.tejo)

Dirinya menambahkan bahwa jika pH sampel yang digunakan terlalu rendah, dapat merusak antibody dan nanopartikel. Saat keduanya rusak, maka mereka tersangkut dan mengendap di test line serta control line sehingga muncul dua garis yang berarti positif.

Peneliti tersebut mengungkapkan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh Rina sangat tidak terpuji dan bisa menggiring asumsi publik ke arah yang ngggak benar.

Penggunaan alat rapid tes antigen harus dilakukan sesuai instruksi yang diberikan oleh pabrik. Sementara perbuatan iseng yang membingungkan publik adalah hal yang sangat tidak terpuji dalam kondisi sulit seperti ini,” tegurnya.

Postingan Bimo  telah mendapat ribuan likes dan lebih dari 200 komentar. Kebanyakan dari mereka melemparkan pertanyaan, namun ada pula yang menyayangkan perbuatan Rina Nose tersebut.

Sayang banget alat rapidnya yaa.. byk yg lain mau cek ga punya uang eh ini malah dikasih ke sambel cireng,” tulis akun @sastibunau.

Reaksi Rina Nose terhadap penjelasan Bimo. (Instagram.com/rinanose16)
Reaksi Rina Nose terhadap penjelasan Bimo. (Instagram.com/rinanose16)

Bimo berharap aksi konyol sebagaimana yang dilakukan Rina Nose ini nggak akan berulang di kemudian hari.

“Semoga setelah ini tidak ada lagi artis yang iseng dan bikin heboh,” tulisnya pada kolom keterangan.

Nggak lama setelah mendapatkan penjelasan dari Bimo, Rina nose lekas mengirim unggahan  peneliti tersebut lewat story instagramnya.

Siap prof @ba.tejo & @dokterkulit bekasi. Semoga edukasi yang benar itu bukan berupa narasi-narasi ketakutan tentang virusnya dan update gejala2 barunya supaya masyarakat nyaman dan hidupnya tidak saling curiga,” tulis akun Instagram rinanose16.

Ingat ya, Millens, kalau ada apa-apa yang terlihat heboh, tanyakan dulu pada ahlinya. Biar nggak ikut menyebarkan hal-hal yang nggak benar. (Bis/IB27/E07)