Nggak Perlu Berjam-jam, Ini Lama Durasi Tidur Siang yang Ideal

Nggak Perlu Berjam-jam, Ini Lama Durasi Tidur Siang yang Ideal
Ilustrasi tidur siang. (Rsnu-sumpiuh)

Tidur siang memang memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Namun, nggak seperti tidur malam, durasi ideal tidur siang lebih singkat.

Inibaru.id – Pernah nggak sih sobat Millens merasa pusing atau pegal-pegal setelah tidur siang? Kalau pernah, tandanya kamu mengalami tidur yang sangat dalam dan dalam waktu yang cukup lama. Alih-alih baik, kondisi ini justru bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Laman Halodoc (10/12/2018) menulis, tidur siang lebih dari 40 menit dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya adalah sindrom metabolik, yakni sekumpulan kondisi yang terjadi secara bersaman seperti peningkatan tekanan darah, kadar gula darah yang tinggi, kelebihan lemak di pinggang, dan meningkatnya kadar kolesterol.

Serujuk dengan hal itu, sebuah penelitian yang dipresentasikan di American College of Cardiology’s 65th Annual Scientific Session menyatakan tidur siang kurang dari 40 menit nggak akan meningkatkan risiko sindrom metabolik, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung. Karena itu, masyarakat sangat disarankan untuk tidur siang dengan waktu kurang lebih 30 menit.

The National Sleep Foundation merekomendasikan untuk mengambil jangka waktu tidur terbaik yakni selama 20-30 menit. Lama waktu tidur ini adalah yang paling ideal untuk meningkatkan ketajaman performa setiap orang. Selain lama waktu tidur yang ideal, seseorang juga diharapkan konsisten dengan jadwal tidur ini setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang besar dari tidur siang.

Selain durasi tidur, waktu tidur siang juga berpengaruh terhadap proses metabolisme tubuh. Waktu paling pas untuk mengistirahatkan tubuh sekejap yakni pukul 15 sore. Ritme biologis 24 jam manusia mulai menurun pada jam-jam tersebut sehingga pas dijadikan waktu tidur siang. Pada waktu ini, kebanyakan orang juga akan mengalami kantuk pascamakan siang.

Sudah tidur siang hari ini, Millens? (IB07/E04)