Puasa Bikin Bau Mulut Nggak Sedap, Kok Bisa?

Puasa Bikin Bau Mulut Nggak Sedap, Kok Bisa?
Ilustrasi bau mulut. (Shutterstock)

Bukan karena lapar atau haus yang membuat seseorang resah saat berpuasa. Justru lantaran bau mulut saat siam, beberapa orang jadi terganggu. Namun, sebenarnya apa sih penyebab bau mulut?

Inibaru.id – Ramadan sudah tiba. Umat muslim di seluruh dunia sudah pasti diwajibkan untuk melaksanakan rukun Islam keempat ini. Memang sih banyak manfaat yang bisa didapat saat puasa Ramadan. Namun, ada juga hal-hal yang sedikit mengganggu kekhidmatan dalam berpuasa, salah satunya bau mulut.

Yap, saat ibadah siam, seseorang biasanya memiliki bau mulut nggak sedap. Seorang dokter spesialis gigi di Bamed Health Care Felicia Melati menjelaskan, bau mulut terjadi karena saat puasa, nggak ada stimulus saliva yang diproduksi.

Stimulus ini biasanya bekerja sebagai pembersih alami yang mengandung enzim antibakteri untuk menjaga keseimbangan bakteri dalam mulut. Kalau asupan cairan semakin berkurang dan nggak ada stimulus saliva, maka akan terjadi penumpukan bakteri dan memicu terjadinya halitosis (bau mulut).

Nggak adanya stimulus saliva diakibatkan karena saat puasa, seseorang nggak makan dan minum sepanjang waktu yang ditentukan. Asupan cairan yang diterima tubuh pun terbatas.

"Di dalam mulut ada bakteri, saat jumlahnya berkembang banyak, itu yang menjadi masalah. Bakteri yang disebut anaerob gram negatif ini berasal dari sisa makanan, air liur, sel epitel dari mukosa mulut, serta bakteri yang sudah mati dan memicu munculnya khas bau seperti telur busuk, bawang putih, bau seperti kotoran (bau mulut)," tutur Felicia seperti ditulis laman Republika (30/5/2017).

Selain itu, masalah bau mulut juga dapat timbul dari karang gigi, gigi berlubang, serta sistem pencernaan yang nggak beres. Nah, dalam sistem pencernaan, cairan pencernaan akan tetap keluar meskipun nggak ada asupan makanan selama manusia berpuasa. Cairan pencernaan yang keluar juga berpengaruh pada lapisan perut sehingga berdampak pada munculnya bau makanan basi atau seperti bau busuk.

Cadangan lemak pada tubuh pun bakal melepaskan bahan kimia keton yang didorong keluar bersamaan dengan napas. Alhasil, mulutmu mengeluarkan aroma yang nggak sedap. Contoh lain dari proses ini yaitu saat kamu berserdawa. Makanan yang nggak dicerna dengan baik akan menghasilkan asam lambung, kemudian menimbulkan gas yang dikeluarkan lagi melalui mulut atau biasa disebut sendawa.

Nah, biar mulut nggak terlalu bau, setelah sahur, jangan lupa menyikat gigi dan membersihkan mulut, ya! (IB07/E04)