Inilah Akhir Perdebatan Yanny atau Laurel

Setelah bikin geger warganet, teka-teki rekaman audio Yanny atau Laurel akhirnya terpecahkan. Jadi, yang benar Yanny atau Laurel ya?

Inilah Akhir Perdebatan Yanny atau Laurel
Yanny atau Laurel. (Self.com)

Inibaru.id – Beberapa hari ini, rekaman suara yang samar-samar menyebut Yanny atau Laurel viral di berbagai media sosial. Rekaman itu lantas menimbulkan kontroversi bahkan menciptakan dua kubu warganet. Sebagian warganet menebak rekaman itu menyebut Yanny, tapi sebagian lain percaya kalau nama yang disebutkan adalah Laurel. Kini, perdebatan nama yang disebut terjawab sudah. 

Pengunggah rekaman itu Rolland Szabo (18) mengaku, dia merekam audio itu dari situs kosakata saat mengerjakan proyek sekolahnya di negara bagian George, Amerika Serikat. Siswa sekolah menengah atas ini menggunakan suara robot untuk menyebutkan nama Laurel lewat Vocabulary.com. Namun, saat itu, Rolland langsung merekan dari pengeras suaranya sehingga terjadi distorsi.

Saat diputar, rekaman tersebut justru terdengar menyebutkan Yanny. Rekaman itu pun diperdengarkan ke sejumlah temannya dan memunculkan perbedaan pendapat. Melihat hal tersebut, Rollan memutuskan untuk mengunggah rekaman suara tersebut di akun Reddit miliknya seperti yang ditulis Detik.com, Kamis (17/5/2018).

Rekaman itu juga menyebar ke media sosial lain seperti Twitter dan Instagram. Warganet berbondong-bondong mengomentari unggahan ini. Bahkan, para pesohor seperti Ellen Degeneres, Cloe Feldman, hingga Katy Perry turut terlibat dalam perdebatan Yanny atau Laurel.

Lars Riecke, asisten profesor merangkap pakar kognitif sains di Maastricht University, Belanda memberikan penjelasan ilmiah tentang fenomena ini.

"Bila Anda hapus semua frekuensi rendah, maka Anda akan mendengar Yanny. Bila anda hapus frekuensi tinggi, yang terdengar Laurel. Bila telinga orang menangkap frekuensi rendah dan tinggi, yang terdengar adalah dua suara ini," ungkapnya seperti ditulis Bbc.com, Kamis (17/5).

Sementara itu, seorang ilmuwan dari Dolby Labs di San Francisco Poppy Crum mengatakan, media pemutar suara juga mempengaruhi intensitas frekuensi dan kata apa yang didengar.

Crum menambahkan, otak manusia mengategorikan elemen-elemen suara, bila ambigu maka akan terpecah seperti cara orang menangkap suara Yanny atau Laurel. Lanjut Crum, ada sejumlah kategori lain yang mempengaruhi seperti umur, jenis kelamin, atau bahasa ibu pendengarnya.

Hayo, siapa nih yang ikut berdebat tentang rekaman suara ini? Bagi Sobat Millens yang menjawab Laurel, selamat ya. (IB07/E04)