Ini yang Dilakukan Kerajaan Inggris Saat Pangeran Charles Positif Corona

Ini yang Dilakukan Kerajaan Inggris Saat Pangeran Charles Positif Corona
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, positif tertular virus corona (Matt Dunham/AFP)

Pewaris Kerajaan Inggris, Pangeran Charles positif tertular virus corona. Pihak kerajaan langsung mengeluarkan tindakan-tindakan berikut ini.

Inibaru.id – Kabar mengejutkan datang dari Kerajaan Inggris. Putra mahkota Pangeran Charles dipastikan positif terinfeksi virus corona. Charles pun kini melakukan isolasi mandiri di kediaman kerajaan Balmoral, Skotlandia.

Lelaki berusia 71 tahun ini dikabarkan mengalami gejala ringan, namun secara umum masih dalam kondisi baik. Terakhir kali Charles bertemu dengan Ratu Elizabeth adalah pada Rabu (12/3/20) lalu.

Pihak kediaman resmi Charles di London, Clarence House, menjelaskan bahwa protokol kesehatan langsung diterapkan saat Charles dipastikan positif terneveksi COVID-19. Bersama dengan istrinya, mereka melakukan isolasi mandiri di Skotlandia. Beberapa stafnya juga dikabarkan sudah melakukan isolasi mandiri.

Pihak yang melakukan tes virus corona pada Pangeran Charles adalah staf dari National Health System (NHS), Inggris. Hanya saja belum jelas dari mana Charles tertular virus ini mengingat dalam beberapa pekan terakhird dia menghadiri cukup banyak kegiatan.

Pangeran Charles (suara.com)
Pangeran Charles (suara.com)

Kegiatan sosial resmi yang dilakukan Charles terjadi pada Rabu (12/3). Setelahnya, Charles diketahui lebih sering berada di kediaman pribadinya meskipun sempat hadir di beberapa pertemuan pribadi.

Nicholas Witchell, wartawan BBC yang meliput Kerajaan Inggris memastikan bahwa Ratu Elizabeth berada dalam kondisi sehat. Mengingat usianya yang sudah 93 tahun, serta suaminya Duke of Edinburgh juga telah menginjak 98 tahun, pihak kerajaan pun melakukan langkah pencegahan demi memastikan mereka nggak tertular.

Sebagaimana negara-negara lain di Eropa, Inggris juga sedang menghadapi wabah virus corona. Setidaknya, 8 ribu warganya telah positif tertular. Sementara itu, jumlah kematian di seluruh Inggris Raya mencapai angka 427. Perdana Menteri Boris Johnson bahkan sudah mengeluarkan keputusan untuk memberlakukan lockdown selama tiga pekan mulai senin (22/3) lalu.

Semakin banyak saja penderita virus yang satu ini. Usahakan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan social distancing ya, Millens! (BBC/IB09/E06)