Ini Penyebab Timnas U-19 Kalah Telak dari Jepang

Menjelang Persiapan Piala Asia U-19 dan Piala AFF U-18, Timnas U-19 Indonesia melakukan serangkaian uji coba berkualitas, salah satunya dengan Tim U-19 Jepang. Sayang, Indonesia dicukur habis dalam pertandingan tersebut.

Ini Penyebab Timnas U-19 Kalah Telak dari Jepang
Timnas U 19 Saat melawan U-19 Jepang di SUGBK. (Kumparan.com/Nugroho Sejati)

Inibaru.id – Tim Nasional (Timnas) sepak bola U-19 Indonesia dipermalukan Tim U-19 Jepang dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/3). Nahas, Indonesia kalah telak 1-4 dalam pertandingan tersebut. Kendati begitu, pelatih Timnas U-19 Bima Sakti tetap menyambut positif hasil itu.

Tempo.co, Senin (26/3/2018) menulis, Bima Sakti mengucapkan terima kasih pada PSSI lantaran telah memberikan lawan tanding yang sangat berkualitas.

“Jepang sangat berkualitas. Pada laga persahabatan berikutnya kami juga berharap bisa bertemu dengan tim yang selevel atau lebih kuat agar bisa mengembangkan tim,” tutur Bima saat jumpa pers seusai pertandingan.

Lebih lanjut, Bima berharap timnya bertemu dengan tim Asia Barat atau Asia Tengah sehingga bisa mengukur kekuatan sekaligus memberikan gambaran persaingan ajang Piala Asia U-19 yang akan diadakan pada 18 Oktober-4 November 2018 mendatang di Tanah Air.

Sebelum berlaga di Piala Asia, Timnas U-19 juga harus mengikuti Piala AFF U-18 pada 2-14 Juli 2018 yang juga diadakan di Indonesia. Agar bisa berprestasi di kedua ajang tersebut, timnas membutuhkan ajang uji coba yang berkualitas.

“Pemusatan latihan akan berjalan lebih panjang. Kami akan memperbaiki berbagai kekurangan, khususnya chemistry antarpemain di semua lini. Semoga ke depan tim bisa menjadi lebih baik,” lanjut Bima.

Kurang konsentrasi

Sementara, Pelatih Timnas U-19 Jepang Kageyama Masanaga menilai, kekalahan telak yang dialami Indonesia disebabkan oleh kurangnya konsentrasi para pemainnya. Konsentrasi yang buyar itu, lanjutnya, membuat Jepang lebih leluasa dan mendominasi permainan di babak kedua sehingga sukses menambah tiga gol sebelum menutup pertandingan dengan skor 4-1.

“Indonesia sepertinya kehilangan konsentrasi setelah kami mencetak gol pertama,” ucapnya.

Namun demikian, pelatih 50 tahun ini tetap memuji permainan Indonesia di babak pertama yang membuat timnya kesulitan mencetak lebih dari satu gol. Dia juga memuji gol yang diciptakan timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut. 

“Kebobolan di menit akhir sangat mengecewakan karena seharusnya kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa kebobolan,” pungkas Kageyama.

Hm, banyak pelajaran yang pasti bakal diambil skuat Timnas U-19 Indonesia. Terus kepakkan sayapmu, pada "garuda muda" kami! (AW/GIL)