Ini Penyebab Mahathir Mohamad Mundur dari PM Malaysia

Ini Penyebab Mahathir Mohamad Mundur dari PM Malaysia
Mahathir Mohamad (Vladimir Smirnov/TASS Host Photo Agency/AFP/Getty Images)

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya. Apa sebenarnya alasan dari pengunduran diri ini?

Inibaru.id – Secara mengejutkan, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mundur dari jabatannya. Banyak spekulasi yang beredar terkait dengan keputusan ini. Sebenarnya, apa alasan dari pengunduran diri ini?

Pada Minggu (23/2/20), Mahathir melakukan pertemuan dengan partai pendukung pemerintah dan oposisi. Pertemuan ini dihadiri oleh Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang dipimpinnya, UMNO, PAS, Gabungan Parti Sarawak, Parti Warisan Sabah, serta Azmin Ali dari faksi Partai Keadilan Rakyat (PKR).

Mahathir Mohamad (Lim Huey Teng/Reuters)
Mahathir Mohamad (Lim Huey Teng/Reuters)

Anwar Ibrahim terkejut dengan pertemuan ini dan merasa dikhianati oleh tokoh-tokoh Koalisi Pakatan Harapan, khususnya dari PKR. Hal ini membuat Anwar menemui Mahathir di kediamannya sehari setelahnya. Usai pertemuan ini, Anwar menyebut Mahathir masih tetap berkomitmen memenuhi janjinya, yakni akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar.

“Perdana Menteri Mahathir Mohamad mundur karena tidak ingin dipaksa bekerja sama dengan UMNO,” ucap sumber yang diungkap oleh The Edge Markets pada Senin (24/2).

Sebagai informasi, UMNO (United Malays National Organisation) adalah partai yang kini menjadi oposisi utama di Malaysia. Dulu, Mahathir menjabat sebagai pimpinan UMNO sebelum keluar dan justru berbalik melawan partai ini sejak 2018.

Pada Senin (24/2) pukul 17.00 waktu setempat, Mahathir melakukan pertemuan dengan Raja Malaysia, Yang Di Pertuan Agung Sultan Abdullah. Sebelumnya, di siang hari, Anwar Ibrahim dan istrinya, Wan Azizah Wan Ismail yang merupakan istri Anwar juga menghadap Sultan Abdullah.

Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad. (Malay Mail)
Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad. (Malay Mail)

Mundurnya Mahathir membuat janjinya untuk membiarkan Anwar Ibrahim menjabat sebagai Perdana Menteri sepertinya gak akan dipenuhi. Hal ini disebabkan oleh Koalisi Pakatan Harapan yang nggak lagi solid. Apalagi kini, Partai Bersatu pimpinan Mahathir juga sudah keluar dari koalisi tersebut.

Meski dikenal nggak akur, Mahathir dan Anwar sempat bekerja sama untuk menumbangan pemerintahan Najib Razak pada 2018 silam. Saat itu, Najib terseret skandal korupsi dengan nilai 1MDB. Keduanya kemudian membangun aliansi dan memenangi Pemilu 2018. Saat itulah Mahathir mengucap janji menyerahkan kekuasaan kepada Anwar setelah dua tahun.

Millens mengikuti masalah politik di Malaysia nggak nih? Apakah pengunduran Mahathir cukup mengejutkan? (MI/IB09/E06)