Ini Fakta Pasutri Tasikmalaya Yang Berhubungan Intim di Depan Anak di Bawah Umur

Ini Fakta Pasutri Tasikmalaya Yang Berhubungan Intim di Depan Anak di Bawah Umur
Kedua pelaku yang sedang dimintai keterangan oleh pihak berwajib. (regional.kompas.com)

Biasanya hubungan intim adalah sesuatu yang bersifat pribadi ya, Millens. Namun suami istri di Tasikmalaya ini malah mempertontonkannya pada anak di bawah umur. Berikut adalah fakta di balik kasus yang tengah viral ini!

Inibaru.id - Kabar perbuatan pasangan istri suami di Tasikmalaya yang mempertontonkan adegan ranjang secara langsung kepada anak di bawah umur menggegerkan publik. Awalnya, info ini hanya beredar melalui mulut ke mulut yang berasal dari pengakuan sang anak yang menonton. Orang tua anak yang mengetahui hal ini lantas melaporkan kepada pihak berwajib. Apa saja fakta di balik peristiwa ini?

Ditonton Anak

Hubungan intim yang dilakukan oleh suami istri ini dilakukan di depan anak-anak yang berumur di bawah 12 tahun atau usia sekolah dasar. Seperti yang dimuat dalam Kompas.com, Ketua Komisi Perempuan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan bahwa anak-anak di bawah umur ini berasal dari sekitar tempat tinggal si pelaku.

Minta Tarif Rp 5.000

Tarif yang diminta Rp 5.000/anak. Keduanya meminta bayaran dan mempersilahkan anak-anak untuk menonton bahkan merekam adegan intim yang mereka lakukan. Menurut para saksi, tarif ini dibelikan rokok dan kopi yang nantinya diberikan kepada pelaku.

Ditetapkan Jadi Tersangka

Kepala Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menyatakan telah menetapkan keduanya menjadi tersangka. Saat ini, mereka berada di sel tahanan Mako Polres tasikmalaya. Keduanya diduga secara sengaja mengumpulkan anak-anak yang ingin menyaksikan adegan ranjang mereka secara langsung.

Sebabkan Gangguan Psikologis pada Anak

Pada umur sekolah dasar, wajar saja jika anak sudah memiliki rasa ingin tahu tentang seksualitas. Namun Ato Rinanto mengatakan, melihat adegan ranjang secara langsung dapat mempengaruhi psikologis anak.

Kasus Masih Didalami

Hingga saat ini, Polres Tasikmalaya masih mendalami motif dari kedua pelaku yang berprofesi sebagai petani ini. Keduanya mengaku baru pertama kali melakukan perbuatan tersebut. Enam orang anak yang dimintai keterangan pun mengamininya.

Hal ini mengingatkan orang tua agar selalu mengawasi anak dan pergaulannya. Semoga apapun motifnya, kejadian serupa nggak akan terulang lagi ya, Millens! (IB27/E05)