Ini Fakta Pembongkaran Rumah Mewah dengan Buldoser di Ponorogo

Ini Fakta Pembongkaran Rumah Mewah dengan Buldoser di Ponorogo
Proses pembongkaran rumah di Ponorogo. (jurnalwarga.id)

Pada Sabtu (7/3/2020), sebuah rumah mewah di Ponorogo dibongkar dengan buldoser viral di media sosial. Peristiwa ini disebabkan oleh jalan buntu dari mediasi mantan suami istri yang bercerai karena perselingkuhan yang dilakukan oleh sang istri. Begini faktanya!

Inibaru.id – Aksi seorang suami yang membongkar rumahnya dengan buldoser di Ponorogo, Jawa Timur, viral di media sosial. Tindakan ini disebut-sebut disebabkan oleh kemarahan sang suami berinisial H (35) terhadap istrinya, NW (32).

Kejadian ini berlangsung di Desa Pengkolan, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Peristiwa ini diduga disebabkan oleh NW yang berselingkuh saat ditinggal H merantau menjadi TKI.

Sebenarnya, pihak keluarga sudah berusaha melakukan mediasi. Sayangnya, upaya ini nggak berhasil. Pasangan suami istri ini kemudian bercerai dan membongkar rumah yang selama ini mereka tinggali.

Rumah yang dibongkar suami karena menuduh istrinya berselingkuh (pikiran-rakyat.com)
Rumah yang dibongkar suami karena menuduh istrinya berselingkuh (pikiran-rakyat.com)

Proses pembongkaran rumah dilakukan pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum dirubuhkan dengan buldoser, rumah sebenarnya akan dibongkar secara manual. Hanya saja, karena proses ini sulit untuk dilakukan, alat berat pun akhirnya didatangkan.

“Informasinya seperti itu (selingkuh). Yang laki ini kan kerja di Korea, rumah ini dibangun dari hasil kerja di Korea itu,” ucap Kapolsek Somoroto, Kompol Nyoto.

Alasan lain pembongkaran rumah ini adalah karena lokasi tempat berdirinya rumah ada di tanah warisan pihak istri. Hal ini membuat mediasi pihak keluarga untuk menyelamatkan rumah tersebut hanya berujung pada jalan buntu. Pihak desa juga sudah berusaha membantu namun titik temu sama sekali nggak didapatkan.

Proses pembongkaran rumah di Ponorogo dengan ekskavator (Line)
Proses pembongkaran rumah di Ponorogo dengan ekskavator (Line)

“Rencananya rumah itu untuk anak mereka yang kedua. Namun, karena berdiri di tanah warisan dari pihak perempuan dan masih menjadi harta warisan bersama upaya mediasi gagal,” lanjut Kompol Nyoto.

Proses pembongkaran rumah yang sudah berdiri sekitar lima tahun ini menarik perhatian warga sekitar. Aparat kepolisian pun mengamankan proses pembongkaran ini agar situasi tetap kondusif.

Kalau menurut Millens, sayang nggak rumah yang sudah dibangun cukup megah ini akhirnya dibongkar karena perceraian? (Kom/IB09/E06)