Imbau Warga Salat Id di Rumah, MUI Jateng Keluarkan Tata Cara Pelaksanaannya

Imbau Warga Salat Id di Rumah, MUI Jateng Keluarkan Tata Cara Pelaksanaannya
MUI Jateng imbau warga untuk salat Id di rumah. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

MUI Jateng mengimbau warga muslim di Jawa Tengah untuk melaksanakan salat Id di rumah aja saat perayaan Hari Raya Idulfitri 2020. Imbauan ini dilengkapi dengan tata cara pelaksanaan melakukan salat Id sendiri. Seperti apa sih tata caranya?

Inibaru.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengimbau masyarakat Muslim di Jawa Tengah untuk melakukan salat Id di rumah. Pelaksanaan salat Id tersebut bisa dilakukan secara berjemaah dengan anggota keluarga. Hal ini ditegaskan Ketua MUI Jateng Kiai Ahmad Darodji.

“Pola penyebaran corona ganas dan mematikan sehingga harus tetap diperangi lewat social-physical distancing,” ujarnya dalam rilis MUI Jateng.

Untuk mendukung kebijakan itu, MUI Jateng juga mengeluarkan tata cara melakukan salat Id di rumah. Tata cara itu tertuang dalam tausiyah MUI Jateng Nomor: 04/DP-P.XII/T/V/2020. Tausiyah ini didasarkan pada surat Al-A’la ayat 14-15, Fatwa MUI No 14 tahun 2020, dan Surat Edaran Menteri Agama No 6 tahun 2020.

Salat Id biasanya digelar secara berjemaah di masjid atau di lapangan yang luas. Namun, sebenarnya salat yang hukumnya sunah itu bisa dilaksanakan sendiri (munfarid) tanpa khotbah. Kamu juga bisa melakukannya secara berjemaah dengan anggota keluarga lain, kok. Asalkan tetap di rumah aja.

Salat Id Idulfitri (Flickr/DVIDSHUB)
Salat Id Idulfitri (Flickr/DVIDSHUB)

Bila hendak melakukannya secara berjemaah dengan anggota keluarga lain, kamu bisa melakukannya tanpa didahului azan dan ikamah. Kamu cukup menyerukan “Ashalatu jami’ah” untuk memulai jemaah salat.

Setelah itu, mulailah salat dengan berniat salat Id dua rakaat. Lalu ucapkan Takbiratul Ihram sambil mengangkat kedua tangan. Bacalah doa Iftitah. Setelah itu takbir lagi sejumlah tujuh kali. Di sela-sela takbir, bacalah “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.” Kemudian, bacalah surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat pendek. Lalu rukuk dan sujud seperti biasa dan berdiri lagi.

Di rakaat kedua, tata caranya sama dengan rakaat pertama kecuali membaca doa Iftitah. Jumlah takbir di rakaat kedua juga lebih sedikit yakni lima kali. Selain kedua itu, tata caranya sama dengan rakaat pertama. Jangan lupa lakukan tahiyat setelah sujud kedua dan diakhiri salam. Karena kamu melakukan secara berjamaah, disunahkan ada khotbah Idulfitri setelah menunaikan salat Id.

Cukup mudah kan, Millens? Yuk, patuhi anjuran pemerintah tentang pelaksanaan salat Id ini mengingat angka penularan Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Jangan lupa jaga kesehatan ya! (Det/IB03/E07)