Peserta SBMPTN di Makassar Melahirkan di Toilet Kampus

Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Makassar. Kali ini seorang peserta SBMPTN berinisial IRF membuang bayinya ke dalam tangki air toilet saat mengikuti salah satu sesi ujian tulis SBMPTN di Fakultas Bahasa Indonesia Universitas Hasanuddin Makassar.

Peserta SBMPTN di Makassar Melahirkan di Toilet Kampus
Bayi dengan bobot 1,4 kilogram ditemukan di tangki toilet kampus Unhas (Pixabay.com/christianabella)

Inibaru.id – Panitia dan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi di toilet kampus pada Selasa, (8/5/2018) pukul 12.05 WITA. Tangisan bayi malang tersebut awalnya didengar salah seorang petugas kebersihan Fakultas Bahasa Indonesia Suri. Saat itu, dirinya hendak membersihkan kamar mandi.

“Saya takut, tapi saya beranikan diri untuk mencari dari mana suara itu berasal. Saya sempat mencari di bak air kamar mandi, ternyata ada di dalam tangki air kloset,” kata Suri seperti ditulis Liputan6.com, Selasa (8/5).

Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan bobot 1,4 kilogram tersebut langsung dibopong Suri keluar. Dia lantas menghubungi pihak kampus agar segera memanggil ambulan untuk membawa bayi tersebut ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Pendidikan Unhas. Berkat kesigapannya, bayi tersebut berhasil mendapatkan pertolongan pertama.

Setelah mengusut orang tua bayi, Polsek Tamalanrea akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku yang nggak lain adalah IRF yang merupakan salah seorang peserta SBMPTN di Unhas. IRF diketahui melahirkan di kamar mandi pada salah satu sesi ujian tulis SBMPTN. Sebelum melahirkan di kamar mandi, IRF yang baru berusia 18 tahun itu sempat minta izin pengawas ujian untuk ke kamar mandi sebanyak tiga kali.

“Dia menjerit kesakitan, lalu pengawas ujian memanggil tim medis tapi IRF menolak. Kurang lebih satu jam, IRF baru keluar dari toilet. Tim medis sempat mendengar air ditumpahkan begitu banyak, tapi saat toilet diperiksa nggak ada sesuatu yang mencurigakan. Saat IRF dibawa ke rumah sakit, barulah diterima informasi kalau petugas kebersihan menemukan bayi di dalam toilet,” tutur Humas Unhas Ishaq Rahman.

Ishaq juga menyatakan, dengan adanya kejadian tersebut, status IRF dipastikan nggak lulus SBMPTN karena nggak mengikuti salah satu sesi ujian. Hingga kini, polisi masih menunda pemeriksaan karena menunggu kondisi pelaku stabil. (IB15/E04)