Covencove, Tempat Asyik Buat Nongkrong sambil Baca Buku

Kalau kamu pengin nongkrong sambil baca buku, coba deh datang ke Covencove. Kafe ini menyediakan aneka makanan plus beragam buku bacaan.

Covencove, Tempat Asyik Buat Nongkrong sambil Baca Buku
Salah satu sudut di Covencove (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Inibaru.id – Millens, bagi kamu yang hobi membaca buku, tapi pengin mencari suasana baru saat menunaikan hobimu, datang saja ke kafe satu ini. Di sana, kamu bisa membaca buku sambil "ngafe". Bahkan, kamu juga bisa mengajak gengmu untuk nongkrong di sini.

Namanya Covencove. Kafe buku sekaligus restoran itu berada di Jalan Durian Raya Nomor 67, Banyumanik, Semarang. Terdapat koleksi buku yang lumayan banyak di kafe yang didirikan pada 2016 lalu. Pemilik kafe Bambang Rahmantyo menyebut, buku-buku tersebut merupakan koleksi buku pribadinya yang sudah dia kumpulkan sejak lama.

“Karena saya hobi baca, jadi buku-buku di rumah, saya bawa ke sini. Kebetulan, di sini juga kan daerah dekat kampus jadi banyak mahasiswa yang biasanya memang butuh banget baca buku,” kata laki-laki yang pernah berkuliah di jurusan arsitektur itu.

Koleksi buku di Covencove (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Bambang menjelaskan, dia tidak memiliki tujuan khusus soal perpustakaan mini yang ada di kafenya. Karena punya hobi membaca buku, Bambang pengin membagi kesenangan dan keseruan itu kepada orang lain.

“Sederhana sih, saya cuma pengin berbagi apa yang saya suka. Saya suka makan dan suka baca buku, jadilah kafe buku ini. Selain itu, orang kan cenderung senang ya kalo berkumpul dengan orang lain yang punya hobi yang sama. Ya, senangnya, saya bisa ngobrol dan banyak diskusi dengan mereka,” ungkapnya.

Bambang memiliki sekitar seribu lebih buku bacaan. Mayoritas buku tersebut bergenre science, filsafat, dan sastra. Ada juga lo buku langka yang diimpor dari luar negeri dan nggak dijual di toko buku Indonesia. Beberapa koleksinya bahkan ada buku yang sempat dilarang di Indonesia.

Namun, sementara ini hanya 500 buku yang bisa dipajang di Covencove. Ini karena kafe tersebut belum terlalu luas sehingga sulit menata bukunya yang berjumlah cukup banyak.

Selain membuat perpustakaan mini di kafe, Bambang ternyata juga merupakan pelopor Gerobak Batja yang kabarnya telah dijadikan sebagai salah satu ikon Kota Semarang pada awal 2018 ini, lo. Kegiatan itu awalnya diinisiasi Bambang pada 2017 lalu. Dia bekerja sama dengan temannya untuk membuat sebuah perpustakaan keliling yang dipusatkan di Taman Tirto Agung, Banyumanik, Semarang yakni berada persis di depan Covencove.

“Saya punya banyak koleksi komik. Karena nggak bisa saya pajang di kafe dan nggak terlalu cocok untuk mahasiswa, jadi saya simpan di Gerobak Batja yang ditujukan untuk anak-anak yang ramai bermain di Taman Tirto Agung saat hari libur,” jelasnya.

Kini, Gerobak Batja bisa ditemukan hampir di setiap taman di Kota Semarang. Lulusan SMAN 3 Semarang itu kemudian menyerahkan pengelolaannya kepada teman-teman satu almamaternya. Hal ini lantaran Bambang punya kesibukan lain. Selain itu, Bambang berharap, dengan pengelola yang baru Gerobak Batja bisa semakin berkembang.

Mindfull Eats dan Beverage Lab ala Covencove

Bambang Ramantyo pemilik Covencove (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Sesuai namanya, Covencove juga berfungsi sebagai kafe dan restoran. Berbagai makanan disajikan di sana. Mulai dari makanan ala Eropa, Asia, hingga Nusantara. Wah lengkap!

Selain itu, berbagai macam jenis minuman juga tersedia di Covencove. Minuman itu di antaranya jus, kopi, dan teh. Saat ini, Bambang juga tengah mengembangkan minuman dari rempah dan jamu.

“Covencove ini kedepannya pengin mengusung visi mindfull eats dan beverage lab itu. Disebut mindfull eats ya karena kami pengin menyediakan makanan yang secara sadar dipilih konsumen. Kalau makanan sehat berarti mereka sadar tujuannya, kalau sebaliknya berarti mereka sadar akan konsekuensinya,” terangnya.

Lebih lanjut, beverage lab diartikan Bambang sebagai laboratorium minuman. Itu karena dia selalu bereksperimen dan mencoba hal-hal yang baru yang menarik dan cocok untuk dikembangkan di Covencove.

Wah, konsepnya unik ya, Millens. Nah, kalau kamu pengin merasakan sensasi membaca buku di kafe sekaligus nongkrong bareng teman-temanmu, boleh banget lo berkunjung ke Covencove. (Verawati Meidiana/E04)