How HR Manage Hybrid Workforce Culture After Pandemic: Tantangan HR Menghadapi Perubahan

How HR Manage Hybrid Workforce Culture After Pandemic: Tantangan HR Menghadapi Perubahan

Seminar How HR Manage Hybrid Workforce Culture After Pandemic membantu pelaku usaha dan HR untuk menjalankan bisnisnya di fase New Normal. Apa saja yang ditawarkan dalam seminar ini, ya?

Inibaru.id – Software yang dibuat untuk menciptakan ekosistem Human Resources (HR) jadi lebih cepat dan ringkas, Personio, menyebut akan ada banyak sekali tantangan yang dihadapi HR di era New Normal. Hal ini tentu harus disikapi dengan baik agar bisnis tetap bisa berjalan dengan lancar. Berikut adalah tantangan-tantangan tersebut.

Remote Working

Remote working alias kerja di rumah kini telah menjadi hal yang jamak dilakukan pekerja kantoran di masa pandemi. Nggak hanya demi mencegah terjadinya penularan virus di kantor. Banyak orang yang mengaku bekerja di rumah lebih efektif karena membuat waktu kerja jadi lebih fleksibel.

Hanya, bagi HR, hal ini bisa menjadi masalah tersendiri. Mereka harus beradaptasi dengan sistem kerja yang lebih fleksibel dan memastikan sistem bisa bekerja dengan baik. Komunikasi juga harus berjalan dengan lancar. Beberapa aspek layaknya recruitment digital serta remote onboarding juga harus diperhatikan.

Meski sudah fase New Normal, nggak semua tempat kerja bisa membuat para pekerja kembali ke kantor. Alhasil, HR bisa mempertimbangkan tren hybrid working model yang membuat separuh pekerja bisa berada di kantor dan sisanya di rumah atau melakukan kombinasi dari keduanya.

Untuk memenuhi tren ini, HR tentu harus memaksimalkan teknologi dan physical space. Mereka juga harus memastikan para pekerja bisa tetap produktif, mempertahankan budaya kerja yang asyik, serta memastikan “suara-suara” para pekerja tetap didengar meski nggak berada di kantor.

Kondisi Karyawan

Hal lain yang harus diperhatikan HR di New Normal adalah kondisi karyawan baik itu kondisi fisik dan mentalnya. Isu diversity serta inclusion, employer branding, corporate culture, employee experience, sekaligus membangun skil juga nggak bisa dipinggirkan. Skill baru bagi karyawan yang dimaksud seperti fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, serta kerjasama tim yang lebih efektif meski nggak berada di satu kantor.

Prioritas dan Strategi

Di masa pandemi, sumber pendapatan semakin menurun. HR pun harus cermat dalam memilih prioritas demi menyelamatkan bisnis atau suatu proyek. Selain itu, HR juga harus benar-benar memperhatikan posisi karyawan untuk mengetahui apakah mereka memang bisa memberikan value lebih bagi perusahaan.

Nah, untuk mengetahui bagaimana peran HR di masa New Normal, nggak ada salahnya untuk mengikuti How HR Manage Hybrid Workforce Culture After Pandemic yang diadakan TECHMinar Kreen Indonesia. Pada seminar yang dihadiri oleh Samuel Ray (HR Professional), Eza Hazami (HR Content Creator), serta Haidhar Wurjanto (CEO Es The Indonesia) ini akan diperkenalkan cara mengidenfitikasi Critical vs Nice to Have Roles yang sangat penting untuk mengatur perusahaan serta berbagai tips dan trik terkait dengan UKM.

Nggak perlu bingung kok kalau ingin mengikutinya, seminar ini akan diadakan besok, Selasa (3/11/2020) pukul 13.00 – 15.00 WIB. Kalau mendaftar, masuk saja di tautan ini https://kreen.id/webinar/how-hr-manage-hybrid-workforce-culture-after-pandemic

Selamat bergabung, Millens. (IB07/E05)

Tags : #HR #Usaha #Bisnis