Jangan Bingung, Ini Sebab Hasil Tes Urine Andi Arief Negatif

Jangan Bingung, Ini Sebab Hasil Tes Urine Andi Arief Negatif
Pemeriksaan urine Andi Arief menunjukkan hasil negatif dari zat adiktif. (Detikcom/Usman Hadi)

Viral foto tes urine negatif narkoba milik Andi Arief di media. Padahal beberapa waktu lalu hasil pemeriksaan urine politisi partai Demokrat ini dinyatakan positif. Apa yang menjadi penyebabnya?

Inibaru.id - Andi Arief yang 3 Maret lalu ditangkap karena kedapatan menggunakan sabu, kini dikabarkan negatif narkoba. Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Sulistyo Pudjo Hartono pun memberi penjelasan. Hal ini bisa terjadi lantaran zat narkoba memiliki rentang waktu tertentu agar dapat dideteksi. Kalau sudah lewat ya sudah sulit teridentifikasi.

"Kalau darah bisa sehari dua hari enggak kebaca. Kalau air seni itu tiga hari. Rambut bisa lewat dari tiga hari," kata Pujo dilansir dari Medcom, Sabtu (9/3).

Metode pengecekan zat narkoba bisa dilakukan dengan beberapa cara, lo. Di antaranya melalui air seni, darah, dan rambut. Ketiganya tentu memiliki rentang waktu yang bebeda-beda. Hal inilah yang membuat hasil tes narkoba yang dilakukan kepada Andi Arief pada 8 Maret kemarin menunjukkan hasil negatif.

Sebelumnya setelah digrebek di kamar hotel Pennisula, Minggu (3/3) lalu, Andi Arief dinyatakan positif mengonsumsi sabu-sabu. Saat itu hasil tes urin mantan Wasekjen Demokrat ini positif narkoba. Namun beredar foto hasil pemeriksaan urin yang menunjukkan kebalikannya. Di kop surat bertulis Rumah sakit Ketergantungan Obat (RSKO).

Meski begitu, Andi Arief tetap harus menjalani rehabilitasi, sesuai dengan rekomendasi Tim Assesmen Terpadu (TAT) BNN. "Kita tetap mengacu kepada undang-undang yang harus ditaati, yaitu wajib direhabilitasi," tegas Pudjo. Gimana? Sudah paham kan kenapa hasilnya berbeda? (IB27/E05)