Harta Karun Bung Karno Pembawa Petaka

Gara-gara wangsit tentang harta karun Bung Karno dan Raja Majapahit, sejumlah penggali ditemukan meninggal kehilangan napas. Duh, kasihan!

Harta Karun Bung Karno Pembawa Petaka
Lokasi penggalian harta karun di Hutan RPH Mumbulsari, Jember, Jawa Timur. (Liputan6.com)

Inibaru.id - Dapat wangsit sih boleh-boleh saja, Millens. Namun, kalau membahayakan ya mending jangan diikuti. Apalagi kalau sampai bertaruh nyawa. Belum tentu juga wangsit itu benar, bukan?

Kisah memilukan terjadi di Jember. Berdasarkan wangsit, sekelompok orang mencari harta karun yang dipercaya milik Bung Karno dan Raja Majapahit. Nahas, tiga orang dari mereka ditemukan tewas, sementara satu lainnya dikabarkan kritis.

Seperti ditulis Liputan6.com, Senin (11/12/2017), kejadian bermula saat Tomo dan Iwan mendapat wangsit keberadaan harta karun di bawah batu besar petak 42 Hutan RPH Mumbulsari, Jember. Mereka lalu mengajak delapan penggali dari Kecamatan Pakusari, Jember.

Baca juga:
Usaha Kaesang Promosikan Masakan Rumahan
Antara Harbolnas, Black Friday, dan Single Day

Delapan orang itu menggali tanah sejak Minggu (3/12). Menemukan mata air bawah tanah, mereka menggunakan pompa air untuk mengurasnya. Empat orang berjaga di atas, sementara empat lainnya memompa air di bawah.

Air memang berkurang, tapi asap mesin justru memenuhi lubang. Oksigen pun berkurang. Tiga dari empat orang yang berada di bawah meregang nyawa, sedangkan satu lainnya dalam kondisi kritis. Proses evakuasi juga berjalan alot lantaran korban berada di bawah batu besar.

"Butuh waktu empat jam untuk evakuasi karena medan yang sulit dan korban yang hidup didahulukan,” ungkap Kapolsek Mumbulsari, AKP Heri Supatmo.

Baca juga:
Si Bapak yang Jualan Es Krim di Tengah Laut
Berjuang dari Balik Kostum Babi

Tomo dan Iwan yang menjadi otak penggalian telah diamankan polisi. Polres Jember juga telah meminta keterangan dari pelbagai saksi atas kejadian tersebut.

Duh, aduh! Turut berduka cita buat korban. Semoga kejadian seperti ini nggak terulang lagi ya, Millens(IF/GIL)