Monas dan Ikon-ikon Negara yang Membiru

Yayasan Autisma Indonesia (YAI) menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan kampanye "Light It Up Blue" dengan menyinari Monas menggunakan lampu biru. Seperti apa keindahannya?

Monas dan Ikon-ikon Negara yang Membiru
Monas disinari lampu biru. (Bisnisjakarta.co.id)

Inibaru.id – Monumen Nasional direncanakan akan berwarna biru selama sebulan penuh dimulai 1 April lalu. Tampilan biru pada monumen kebanggaan Ibukota Jakarta itu adalah bagian dari kampanye “Light It Up Blue” (LIUB) yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Autisme Internasional yang jatuh pada 2 April.

Diinisiasi Yayasan Autisma Indonesia (YAI) yang didukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bukan tanpa alasan mereka memilih biru sebagai warna penerang Monas. Biru adalah simbol masyarakat yang menerima dengan tangan terbuka semua individu dengan autisme. Biru juga merupakan simbol bagi orang yang siap berinteraksi dengan penyandang autisme tanpa diskriminasi.

Media Relation YAI Wina Winarsih mengatakan, ini merupakan keempat kalinya YAI menyelenggarakan kampanye LIUB bersama Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, telah menyambut baik hal tersebut. Bahkan, tambahnya, selain Monas, Sandi juga berjanji akan membirukan Patung Selamat Datang dan Simpang Susun Semanggi.

“Ya, Pak Wagub menyambut baik. Patung Selamat Datang dan Simpang Susun Semanggi juga akan diberi cahaya biru, meski ini belum nyala. Nanti kami akan ingatkan lagi,” ujar Wina, dikutip dari Republika.co.id, Senin (2/4/2018).

Masyarakat di seluruh dunia telah menjadikan 2 April sebagai hari untuk menyuarakan kepedulian bagi indiviu dengan autisme. Organisasi bernama Autism Speak menggagas kampanye “Light It Up Blue” yang kemudian menarik perhatian masyarakat. Jadi, nggak hanya Jakarta, kampanye itu juga dilakukan di monumen dan tengara (tanda) kota ikonik lain di Indonesia, bahkan dunia pada 2 April ini.

Oleh karena itu, nggak hanya di Jakarta saja, melalui kampanye tersebut beberapa monumen dan tengara di beberapa kota di Indonesia, bahkan dunia juga dihiasi dengan sinar biru pada malam 2 April.

Penyinaran tengara kota dengan lampu biru merupakan bagian dari gerakan global untuk mengirimkan pesan, harapan, dan penyertaan kepada individu autisme. Selain itu, aksi tersebut juga merupakan bentuk penghargaan kepada keluarga yang telah mendampingi individu autis untuk mampu mandiri dan berkarya.

Hm, mau tahu gimana keindahan monumen dan ikon-ikon negara dunia yang "membiru" dalam rangka kampanye LIUB? Berikut adalah foto-fotonya:

Empire State Building

Empire State Building. (communitytable.parade.com)

 

Harissa Sanctuary, Lebanon

Harissa Sanctuary, Lebanon. (Lebanoninapicture.com/Michel G Khoury)

 

Goryokaku Tower, Jepang

Goryokaku Tower, Jepang, pada LIUB 2016. (Autismspeaks.org)

 

Kingdom Tower, Riyadh, Arab Saudi

Kingdom Tower, Riyadh, Arab Saudi, pada LIUB 2016. (Scoopempire.com)

 

Christ The Redeemer, Rio de Janeiro, Brasil

Christ The Redeemer, Rio de Janeiro, Brasil, pada LIUB 2012. (Getty Images/Fernanda Calfat)

 

 Sydney Opera House, Australia

 Sydney Opera House, Australia, pada LIUB 2013. (Autismawareness.com.au)

 

Giza Pyramids, Mesir

Giza Pyramids, Mesir. (autismspeaks.org)

Gimana, Millens, menarik-menarik banget, bukan? Yuk, nyalakan warna birumu! (TS/GIL)