Penggal Kepala Kekasih Lantaran Dianggap Selingkuh

Yang lebih ironis, Pritesh sebenarnya sudah beristri sebelum menjalin hubungan dengan Jyeti.

Penggal Kepala Kekasih Lantaran Dianggap Selingkuh
Pritesh Patel dan kekasihnya (Daily Mirror)

Inibaru.id – Cemburu adalah salah satu bumbu dalam hubungan percintaan. Namun, jangan sampai kecemburuan membutakan akal dan pikiran sebagaimana yang dialami pria dari India ini. Pritesh Patel, pria berusia 30 tahun ini cemburu buta pada kekasihnya, Jyeti Surjeet Singh. Kecemburuan itu berujung maut. Jyeti meninggal dengan kepala terpenggal.

Tribunnews.com, Kamis (4/12/2017) menuliskan, Jyeti adalah seorang penari bar dan model paruh waktu di Mumbai, Maharashtra, India Barat. Dia berkenalan dengan Pritesh, kemudian menjalin hubungan percintaan kendati Pritesh sebenarnya sudah menikah.

Baca juga:
Youtuber Dikecam Setelah Unggah Video Orang Bunuh Diri
Tagar "Hoax Membangun" yang Mendadak Ramai

Sebelum insiden berdarah ini terjadi, Jyeti mengunjungi Pritesh untuk merayakan ulang tahunnya pada 27 Desember 2017 di desa Timba, dekat dengan kota Surat, Gujarat. Keduanya sempat pergi ke Mumbai untuk merayakan Tahun Baru sebelum akhirnya kembali ke Timba pada 1 Januari 2018.

Sesampainya di Timba, keduanya terlibat adu mulut. Percekcokan terjadi karena Pritesh menuduh Jyeti berselingkuh dengan pria lain. Gelap mata karena cemburu buta, Pritesh mengambil sabit dan langsung memenggal kepala kekasihnya.

Supir yang mengantarkan keduanya ke Mumbai dan kembali ke Timba, Sandeep Singh, langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Pritesh pun ditangkap. Saat diperiksa, dia mengaku marah karena Jyeti berselingkuh dengan pria lain.

Baca juga:
Dianggap Terlalu Feminin, Gerakan Ramah Lingkungan Kurang Diminati Cowok
G-Dragon Ketahuan Pacaran, K-Popers Heboh

Pritesh mengaku, dia telah menghabiskan banyak uang saat bersama kekasihnya. Bahkan, hubungan dengan Jyeti sempat membuat kehidupan rumah tangga bersama istri sahnya memburuk.

Duh, duh, parah banget, Millens! Menurut kamu, siapa yang paling salah dalam kasus ini? (AW/GIL)