Hantu Kuyang, Ditakuti di Indonesia, Ngehit di Luar Negeri

Hantu Kuyang, Ditakuti di Indonesia, Ngehit di Luar Negeri
Ilustrasi hantu kuyang. (Twitter.com/BlogTolkien)

Belakangan ini warganet digegerkan dengan isu hantu kuyang di sejumlah daerah. Selain itu, ada juga film dari Thailand berjudul Inhuman Kiss yang juga menunjukkan sosok Kuyang. Seperti apa sih mitos tentang hantu ini?

Inibaru.id - Hantu kuyang belakangan ini mendapatkan perhatian warganet. Selain bermunculan foto-fotonya di media sosial, ada film Thailand tahun 2019 berjudul Krause: Inhuman Kiss yang secara gamblang menceritakan kisah hantu perempuan ini. Lantas, seperti apa sih mitos kuyang yang ternyata dipercaya orang-orang dari sejumlah negara di Asia Tenggara ini?

Pada 1984 silam, kuyang juga sempat muncul di layar lebar Indonesia lewat film Telaga Angker. Bintangnya? Siapa lagi kalau sang ratu film horor, Suzanna.

Beda dengan kebanyakan hantu yang seringkali terkait dengan orang yang sudah meninggal, kuyang justru dianggap sebagai jelmaan dari manusia yang masih hidup. Nah, orang yang jadi kuyang ini dikabarkan sedang melakukan praktik ilmu hitam atau pesugihan lainnya.

Konon, di siang hari, orang yang menjelma jadi kuyang akan hidup seperti manusia pada umumnya. Hanya, demi menutupi kemampuannya menjadi kuyang, mereka memakai baju panjang dan selendang yang dililitkan di leher.

Hantu kuyang dalam film layar lebar. (duniaku.net)<br>
Hantu kuyang dalam film layar lebar. (duniaku.net)

Nah, saat di malam hari, kuyang yang berbentuk kepala yang terbang dengan organ-organ dalam tanpa tubuh ini berburu darah ibu yang baru melahirkan. Bahkan, ada yang menyebut kuyang juga sampai berburu darah kotor di pembalut bekas. Hii, jorok juga, ya?

Di Jawa, kuyang memang nggak begitu dikenal. Popularitasnya kalah dengan hantu-hantu lainnya seperti pocong atau kuntilanak. Hanya, di Sumatera atau Kalimantan, masih ada sebagian orang yang percaya kalau kuyang beneran ada. Menariknya, di Sumatera, Sulawesi, atau Bali, kuyang mendapatkan sebutan lain, yakni palasik.

Mereka yang takut dengan kuyang biasanya akan menempatkan bawang putih dan bawang merah di bawah kasur. Ada juga yang menempatkan bulu landak. Konon, barang-barang itu ngggak disukai oleh kuyang dan bisa mengusirnya.

Kuyang Juga Ada di Luar Negeri

Kuyang nggak hanya ngehit di Indonesia, tapi di negara-negara tetangga. Di Malaysia, khususnya yang wilayahnya juga ada di Pulau Kalimantan, warganya juga percaya dengan hantu ini. Hanya, mereka menyebutnya dengan Hantu Penanggal. Nah, kalau di Thailand, namanya Krause, disebutkan dalam judul film yang disebutkan di atas. Di Kamboja, sebutannya adalah Ap.

Yang menarik, meski sebutannya beda-beda, bentuk kuyang di negara-negara tersebut sama persis. Hanya, di Thailand dan Kamboja, hantu ini terbang dengan cahaya merah yang menyala. Mitos yang menyertainya juga sama, yakni perempuan yang mempraktikkan ilmu hitam.

Hantu penanggal di Malaysia. (Meremang)<br>
Hantu penanggal di Malaysia. (Meremang)

Di luar negeri, mitos kuyang dipercaya berasal dari kutukan. Konon, dulu ada bidan yang melakukan perjanjian dengan iblis demi mendapatkan kekuatan gaib. Hanya, dia diberi syarat nggak boleh makan daging selama 40 hari. Karena sang bidan melanggar, maka dia pun kemudian dikutuk harus mencari darah di malam hari dengan wujud kuyang.

Nggak nyangka, ya Millens, ternyata hantu kuyang juga ngehit di luar negeri, meski penyebutannya berbeda. Kalau di daerahmu, apakah masyarakatnya juga percaya dengan keberadaan hantu ini? (Kum/IB28/E07)