Hampir Serupa, Ini Perbedaan Signifikan Antara Amnesti dan Grasi

Hampir Serupa, Ini Perbedaan Signifikan Antara Amnesti dan Grasi
Baiq Nuril Maknun. (Beritagar)

Pemberian amnesti dan grasi dapat diberikan oleh presiden yang sudah diatur oleh undang-undang. Namun tahukan kamu perbedaan amnesti dan grasi?

Inibaru.id – Masih ingat Baiq Nuril? Mantan guru honorer di SMAN 7 Mataram yang dipidanakan karena merekam percakapan mesum kepala sekolah  dijerat dengan UU ITE. Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Putusan Kasasi terkait kasus Baiq Nuril yang dijatuhi hukuman enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Putusan ini membuat geram banyak pihak sebab Baiq Nuril posisinya dianggap sebagai korban dan tak layak dihukum. Setelah melalui berbagai proses, akhirnya DPR memutuskan untuk menyetujui agar presiden Jokowi mengabulkan permohonan amnesti yang diajukan oleh Baiq Nuril.

Ada pula Annas Maamun yang baru saja mendapatkan grasi dari presiden Jokowi. Annas yang merupakan tersangka kasus suap anggota DPRD Riau, A. Kirjauhari. Dia dijerat dengan dengan hukuman tujuh tahun penjara dengan tambahan satu tahun penjara dari pengadilan tipikor Bandung.

Pria yang berusia 76 tahun ini khirnya mendapat grasi selama enam bulan. Grasi ini diberikan atas pertimbangan kemanusiaan mengingat Annas yang sering menderita sakit.

Membincang amnesti dan grasi, taukah kamu perbedaan antara keduanya? Melansir Smartlegal, berikut adalah perbedaan keduanya.

Amnesti

Amnesti yaitu pengampunan (penghapusan) hukuman yang diberikan oleh kepala negara kepada seseorang atau sekelompok orang karena melakukan tindak pidana tertentu. Ketika amnesti tersebut diberikan pada banyak orang dikenal sebagai amnesti umum.

Undang-Undang Darurat Nomor 11 Tahun 1945 menyebut bagi orang atau sekelompok orang yang mendapat amnesti maka semua hukum pidana dihapuskan. Berarti juga kesalahan dari orang yang mendapat amnesti juga hilang. Presiden dapat memberikan amnesti setelah memperhatikan pertimbangan MA dan presiden dapat memberikannya tanpa mengajukan permohonan terlebih dahulu.

Grasi

Sementara grasi, peraturannya termaktub dalam Pasal 14 Ayat (1) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 yang diberikan Presiden atas pertimbangan dari MA. Pengertian grasi yaitu pengampunan yang terdiri dari perubahan, peringanan, pengurangan, atau penghapusan pelaksanaan pidana kepada terpidana yang diberikan oleh Presiden.

Ketika grasi dimohonkan pada Presiden dan dikabulkan, maka Presiden mengampuni perbuatan yang bersangkutan. Hukuman pidana akan dihilangkan, meski kesalahan orang yang bersangkutan masih ada.

Gimana Millens? Sudah nggak bingung membedakan amnesti dan grasi lagi? (MG26/E06)