Hal Ini Hanya Dialami Oleh Mereka yang Menikah Beda Suku

Hal Ini Hanya Dialami Oleh Mereka yang Menikah Beda Suku
Ilustrasi: Menikah beda suku. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Selain berbagai label negatif dari tetangga, berbagai tantangan berikut ini bakal dialami oleh pasangan beda suku. Apa saja?

Inibaru.id – Cinta emang nggak pandang bulu. Karenanya, yang berbeda suku pun bisa bersatu. Yap, menikah beda suku selalu menjadi perbincangan yang nggak ada habisnya. Nggak bisa dimungkiri, berbagai tantangan dipastikan nggak pernah luput dari perjalanan pasangan berbeda suku.

Bukan hanya terjadi saat pacaran hingga proses menuju pernikahan, berbagai hal ini juga bakal dialami oleh pasangan berbeda suku setelah menikah hingga memiliki keturunan. Lalu, apa saja sih yang biasanya akan mereka temukan?

Stereotip Kedaerahan

Ilustrasi: Stereotipe kedaerahan akan selalu mewarnai perjalanan cinta kalian. (blog.accountant.intuit.com)
Ilustrasi: Stereotipe kedaerahan akan selalu mewarnai perjalanan cinta kalian. (blog.accountant.intuit.com)

Orang Batak yang dikenal kasar, Manado dikenal matre, atau Sunda yang suka selingkuh! Berbagai label negatif kedaerahan tersebut pasti menjadi teman akrabmu, Millens!

Padahal, setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda tanpa memandang suku mana pun. Jika masih mendengar opini ini, lebih baik tutup rapat kupingmu ya!

Menikah Secara Adat

Ilustrasi: Menikah adat. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Menikah adat. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pasangan beda suku biasanya dihadapkan dengan pilihan menikah dengan adat yang mana. Selain melepaskan ego masing-masing, pengantin juga harus menghormati pilihan dari orang tua masing-masing mempelai.

Eits, jangan lupakan  biaya pesta, baju adat, serta biaya transportasi yang biasanya membengkak ya! He-he

Perbedaan Bahasa

salah paham karena perbedaan bahasa sudah biasa (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
salah paham karena perbedaan bahasa sudah biasa (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Perbedaan bahasa pada pasangan beda suku biasanya akan menimbulkan kesalahpahaman. Hal ini rentan terjadi secara nggal sengaja saat salah satu pasangan mengungkapkan suatu bahasa daerah dan ditangkap dengan makna berbeda oleh pasangan sesuai bahasa daerahnya.

Sering-sering saling belajar bahasa daerah pasangan supaya terhindar dari kesalahpahaman ya!

Bahasa untuk Anak

Ilustrasi: Mau diajari bahasa daerah ayah atau ibu? (Todaysparent.com)
Ilustrasi: Mau diajari bahasa daerah ayah atau ibu? (Todaysparent.com)

Saat sudah mempunyai keturunan, pasangan beda suku akan merasa kebingungan untuk menentukan bahasa ibu yang akan diajarkan kepada anak. Namun, beberapa pasangan akan mengajarkan bahasa kepada anak sesuai dengan tempat tinggal mereka saat itu sesuai dengan asas kepraktisan.

Ribet Saat Mudik

Ilustrasi: Mudik jadi butuh banyak pertimbangan. (Hellorf.com)
Ilustrasi: Mudik jadi butuh banyak pertimbangan. (Hellorf.com)

Setiap hari besar keagamaan atau libur panjang tiba, pasangan beda suku akan bersiap untuk mudik. Saat tinggal terpisah dari kedua orang tua, pasangan ini akan dihadapkan pada pilihan mudik ke mana. Rumah orang tua atau mertua? Belum lagi biaya mudik yang perlu dipertimbangkan matang-matang.

Berbagai perbedaan yang hadir di tengah pasangan berbeda suku ini tentu ada plus minusnya. Namun, tetap hadapi dengan bijak agar keluarga tetap rukun dan saling menghargai perbedaan ya! Kamu sendiri tertarik menikah beda suku, Millens? (The/IB27/E03)