Gunung Semeru Paling Banyak Makan Korban Selama 4 Tahun Terakhir

Gunung Semeru Paling Banyak Makan Korban Selama 4 Tahun Terakhir
Ilustrasi pendaki. (Thinkstock)

Kecelakaan dalam pendakian bisa terjadi saat mendaki di gunung. Menurut data yang dihimpun Basarnas, kecelakaan pedakian dalam empat tahun terakhir paling banyak terjadi di Gunung Semeru.

Inibaru.id – Saat ini, mendaki gunung adalah salah satu hobi yang paling banyak diminati anak muda. Kendati terlihat keren, mendaki penuh perjuangan dan risiko yang tinggi, salah satunya kecelakaan pendakian.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (6/3/2019), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) merilis data kecelakaan pendakian sepanjang 2015 hingga 2018. Dalam kurun waktu itu, kecelakaan pendakian paling banyak terjadi di Gunung Semeru dengan 13 kasus kecelakaan dari total 75 kejadian sepanjang empat tahun.

Pada 2015 lalu, tercatat enam kasus kecelakaan terjadi yang menyebabkan seorang pendaki tewas karena tertimpa batu saat mendaki. Pada lima kasus lain, korban ditemukan selamat meski menderita luka. Setahun setelahnya, ada dua kasus yang menyebabkan dua pendaki meninggal dunia karena kondisi fisik yang nggak sehat saat mendaki.

Kecelakaan kembali terjadi pada 2017. Ada empat kasus kecelakaan yang mengakibatkan seorang pendaki tewas karena tertimpa batu. Sementara, terjadi satu kasus kecelakaan pada September 2018 yang berdampak pada cederanya seorang pendaki.

Selain Gunung Semeru, kecelakaan juga kerap terjadi di Gunung Rinjani, Gunung Merbabu, Gunung Gede, Gunung Slamet, dan Gunung Bawakaraeng.

Kecelakaan dalam mendaki umumnya dialami para pendaki karena kondisi alam yang ekstrem, persiapan fisik yang kurang, hingga peralatan pendakian yang nggak memadahi. Ada enam jenis kecelakaan dalam pendakian yang jamak terjadi, yakni hiportemia, bencana alam, tersesat dan hilang, kondisi fisik lemah, terjatuh, serta tersambar petir.

Mereka yang mengalami kecelakaan biasanya mengabaikan peringatan dan nggak mematuhi prosedur yang ada. Nah, sebelum mendaki, sebaiknya Sobat Millens mempersiapkan semuanya dengan baik dan paham dengan peraturan yang ada supaya selamat hingga kembali ke rumah, ya. (IB07/E04)