Sudah Aman, Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka

Jalur pendakian Gunung Semeru akhirnya kembali dibuka. Sederet peraturan pun menyertai pembukaan jalur pendakian itu.

Sudah Aman, Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka
Kemah-kemah yang didirikan di kawasan Kalimati, Gunung Semeru. (Youtube.com)

Inibaru.id – Jalur pendakian Gunung Semeru dibuka kembali pada Rabu (4/4/2018) lalu. Saat ini, para pendaki sudah telihat memenuhi kawasan pos pertama pendakian di Desa Ranu Pane, Lumajang, Jawa Timur. Jalur pendakian dibuka kembali setelah petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan survei dan membersihkan jalur dari pohon tumbang dan tanah longsor.

Eits, tapi ada peraturan baru nih yang diperuntukkan bagi pendaki Gunung Semeru. Kali ini, kamu harus melakukan pendaftaran via daring bila pengin mendaki Gunung Semeru. Hal ini dilakukan agar identitas pendaki tercatat dengan baik. Sementara itu, kuota pendakian di gunung yang berada di perbatasan Lumajang dan Malang ini hanya dibatasi sekitar 500 orang setiap hari.

 

Nggak hanya itu, pihak TNBTS juga menetapkan Kalimati sebagai titik terakhir pendakian. Para pendaki nggak diizinkan untuk mendaki ke puncak Mahameru. Ini karena status Gunung Semeru masih berada pada level II (waspada) sehingga nggak boleh ada aktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak.

Imbauan ini pun disesuaikan dengan rekomendasi dari Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Batas aman pendakian hanya sampai Kalimati, sehingga pendaki dilarang keras untuk mendaki hingga puncak Semeru,” kata Pelaksana Harian Kepala Bidang Wilayah 2 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Budi Mulyanto seperti ditulis Tempo.co, Selasa (10/4/2018).

Kendati jalur dinyatakan aman, para petugas terus menyiapkan sarana dan prasarana untuk membantu para pendaki. Mereka memasang rambu-rambu petunjuk di sepanjang jalur pendakian agar nggak ada yang tersesat.

Sebelum ini, gunung setinggi 3.676 meter itu diketahui ditutup bagi para pendaki sejak 1 Januari 2018. Kebijakan itu diambil dengan pertimbangan cuaca buruk dan pemulihan ekosistem secara alamiah. 

Hayo, siapa nih yang sudah nggak sabar mendaki ke Gunung Semeru? Eh, tapi jangan lupa ya patuhi peraturan yang berlaku agar aman dan selamat saat mendaki. Selamat mendaki, Millens. (IB08/E04)