Grooming Ala Yuliana Hartanto, Ajak Perempuan Bangun Karakter untuk Generasi Gemilang

<em>Grooming</em> Ala Yuliana Hartanto, Ajak Perempuan Bangun Karakter untuk Generasi Gemilang
Yuliana Hartanto. (Yayasan Dharma Bhakti Lestari/ Budi)

Acara perdana Provoactive Mindset for Women dengan menghadirkan guru grooming ini merupakan usaha untuk mendorong mindset dan perilaku. Berbagai materi yang disampaikan juga berpengaruh pada pola pengasuhan anak yang lebih banyak melibatkan perempuan lo.

Inibaru.id – Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) bersama Metro TV menggelar program Provocative Mindset for Women pada Sabtu siang (14/12). Acara yang baru pertama digelar ini merupakan suatu usaha untuk mendorong perempuan agar mengubah perilaku serta mindset melalui grooming.

Digelar di Hotel @Home Kabupaten Kudus, Mindset for Woman diikuti oleh 230 peserta perempuan dari berbagai profesi seperti mahasiswa, pendidik, pelajar, karyawan, bahkan ibu rumah tangga. Ratusan peserta ini antusias menyimak penuturan Yuliana F Hartanto yang merupakan penggagas Guru Grooming Indonesia. Acara ini juga dihadiri oleh Amelia Anggreni, Latifah Anshori, serta Vicky Shu.

Dalam penuturannya, Yuliana menyampaikan bahwa grooming bisa diartikan sebagai imej atau citra diri. Menurutnya, grooming searah dengan falsafah Jawa ajining diri saka ing lati, ajining diri saka ing busana.

Diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. (Yayasan Dharma Bhakti Lestari/ Budi)

Kehadirannya saat itu memberikan dorongan kepada peserta perempuan yang hadir agar menjadi pribadi yang ‘paket komplet’. 

“Grooming adalah paket komplet. Cantik luar dengan memakai baju serta dandan, dan cantik dalam yang merupakan karakter atau kepribadian,” tambahnya.

Meningkatkan Kapasitas

Lantaran  tema dan pembicara menarik, peserta nampak antusias. Nggak jarang peserta terlihat manggut-manggut saat sesi pemaparan dan tanya jawab. Dalam kesempatan ini, Yuliana menekankan karakter yang bakal berpengaruh pada pola pengasuhan yang baik. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan anak agar menjadi generasi yang gemilang.

“Semua orang suka wanita cantik, tetapi hanya menghormati perempuan yang yang cerdas. Jadilah perempuan dengan paket komplit, dihormati dan disukai,” tegasnya.

Peseta antusias menyimak penuturan Yuliana. (Yayasan Dharma Bhakti Lestari/ Budi)

Karakter perempuan yang kuat diyakini Yuliana berdampak pada pertumbuhan karakter anak.

“Semuanya berawal dari rumah, Anda menganggap anak sebagai sampah atau berlian itu kan dari orang tua. Kalau orang tua nggak lengkap, bagaimana melengkapi anak? Semua dari orang tua, parenting harus terus kita angkat!" Tuturnya.

Dalam menerapkan berbagai usaha untuk meningkatkan kapasitas tersebut, Yuliana juga menekankan pentingnya kesetaraan dalam hubungan. Nggak lupa dia juga memotivasi perempuan agar nggak rendah diri di hadapan pasangan.

“Perempuan masa kini bukan perempuan yang takut ditinggal suami, tapi  bikin suami takut ditinggal istri. Semuanyta harus setara, meski perempuan dapat penghasilan lebih dari suami nggak boleh sombong,” tuturnya sambil bergurau di depan wartawan.

Wah, inspiratif sekali ya perempuan yang satu ini. Nah kamu tertarik untuk meningkatkan karaktermu juga, Millens? (IB27/E05)