Grafik Covid-19 Jateng Makin Mengkhawatirkan, Angka Kematian Terus Naik

Grafik Covid-19 Jateng Makin Mengkhawatirkan, Angka Kematian Terus Naik
Angka kematian kasus covid-19 di Jateng sangat mengkhawatirkan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dilansir dari data Satgas Covid-19, angka kasus Covid-19 di Jawa Tengah terus bertambah. Bahkan, angka kematian juga semakin tinggi.

Inibaru.id - Kasus Covid-19 di Jawa Tengah makin mengkhawatirkan. Melansir data dari Satgas Covid-19 melalui laman  www.covid19.go.id pada Selasa (22/9/2020), kenaikan jumlah pasien meninggal di Provinsi Jawa Tengah mencapai 42 kasus. Sumbangan Jateng ini setara dengan 25 persen dari kenaikan angka kematian secara nasional yang mencapai 160 kasus kemarin.

Jika ditotal, jumlah kematian karena Covid-19 di provinsi yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo itu  mencapai 1.314 kasus. Angka kematian COVID-19 ini meningkat drastis jika dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 1.272 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien positif virus corona yang dirawat di Jateng menyentuh angka 19.982 kasus. Pada Selasa (22/9), jumlah pasien positif tambah 228 kasus. Sebelumnya, hanya dalam dua hari terjadi peningkatan kasus positif baru sebanyak 466 pasien.

Jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di Jateng juga cukup banyak, yakni di angka 19.982 orang. Jumlah ini meningkat dari data Senin (21/9) yang sebanyak 19.754 kasus.

Jateng berada di peringkat ketiga untuk kasus covid-19 dalam skala nasional. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Jateng berada di peringkat ketiga untuk kasus covid-19 dalam skala nasional. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Kondisi itu membuat Jateng kini berada di rangking ke-5 secara nasional untuk jumlah kenaikan kasus Covid-19. Sementara itu, untuk kenaikan pasien baru yang terkonfirmasi positif, posisi Jawa Tengah saat ini berada di antara Riau (253 kasus) dan Sumatera Barat (201 kasus).

Di sisi lain, jumlah pasien sembuh per hari ini tambah 406 kasus. Kini, jumlah pasien sembuh di Jawa Tengah mencapai 13.712 kasus, naik dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 13.306 kasus. 

Sesuai data dari Satgas COVID-19, Jawa Tengah menduduki peringkat tiga dengan jumlah pasien positif virus corona terbanyak di Indonesia. Urutan pertama adalah DKI Jakarta (64.554 kasus), Jawa Timur (41.417 kasus), kemudian Jawa Tengah (19.982 kasus), Jawa Barat (18.077 kasus), dan Sulawesi Selatan (14.524 kasus).

Sejauh ini, total jumlah pasien positif di Indonesia telah mencapai 252.923 orang yang tersebar di 34 provinsi. Dari jumlah tersebut, pasien yang sembuh sebanyak 184.298 orang dan yang meninggal dunia ada 9.837 orang. Masalahnya, untuk jumlah kasus suspek atau pasien dalam pengawasan (PDP) secara nasional mencapai 109.721 kasus.

Wah, Jateng makin mengkhawatirkan ya, Millens. Pandai-pandailah menjaga diri dan sebaiknya nggak ke luar rumah kalau nggak perlu-perlu banget ya? (Idn/IB28/E07)