Gibran Resmi Daftar Pilkada Solo, Ini Berbagai Fakta Dibaliknya

Gibran Resmi Daftar Pilkada Solo, Ini Berbagai Fakta Dibaliknya
Gibran Rakabuming saat mendaftar jadi Bakal Wali Kota Solo. (Gesuri.id)

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo untuk Pilkada 2020 nanti. Gibran mendaftar ke PDI Perjuangan.

Inibaru.id – Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka memastikan diri mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo untuk Pilkada 2020 di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah pada Kamis (12/12/19) kemarin.

Kompas, Jumat (13/12) menulis, Gibran yang memakai baju dengan warna dengan merah dan hitam khas PDI-P langsung disambut oleh Abang Baginda Hasibuan di ruang pendaftaran.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang pendaftaran Gibran Rakabuming sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo.

Berkas Pendaftaran Langsung Dikembalikan

Gibran saat mendaftar. (SINDOnews/Ahmad Antoni)

Gibran mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Solo di hari yang sama. Hal ini disebabkan oleh Kamis (12/12) kemarin adalah hari terakhir pendaftaran. Meskipun ada beberapa berkas yang belum lengkap, pihak PDI-P nggak mempermasalahkannya.

“Jadi kita tunggu kelengkapannya,” ucap Abang Baginda.

Sebagai informasi, hingga saat ini sudah ada 90 orang yang mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo termasuk Gibran.

Gibran Mendaftar pada Kamis Legi

Gibran didampingi sang istri. (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Gibran memutuskan untuk mendaftar di Kamis (12/12) bukan karena tanggal cantik, namun karena berdasarkan perhitungan Jawa, Kamis Legi dianggap sebagai hari baik.

“Kamis Legi besok yang daftar pasti banyak karena itu hitungannya hari baik. Itu hari baik untuk mendaftar karena 13 dibagi 4 sisa 1, maka itu dulu arahnya utara, bagus untuk mendapatkan jabatan,” ucap Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto beberapa hari sebelumnya.

Mendapatkan Restu Keluarga

Gibran bersama keluarga. (teropongsenayan.com)

Pada Rabu (11/12), Gibran meminta doa restu pada neneknya, Sudjiatmi Notomihardjo yang merupakan ibu dari Presiden Jokowi. Gibran juga mengaku seluruh anggota keluarga sudah merestui niatnya maju sebagai Calon Wali Kota Solo.

“Sudah minta doa restu. Paling pertama Bapak. Sama Eyang sudah, sama Ibu sudah, Istri, mertua semuanya sudah. Keluarga besar sudah merestui semua,” ucap Gibran.

Dia juga menyebut Jokowi meminta Gibran untuk mengikuti proses dan mekanisme yang ada.

“Semua mekanisme partai harus dilakukan, tidak ada yang namanya jalan pintas,” ucapnya.

Membawa Relawan Sebanyak 20 Bus

 Relawan Gibran. (Manado.tribunnews.com)

Keberangkatan Gibran dari Sol ke Semarang diiringi dengan ratusan relawan yang diangkut dengan 20 bus. Para relawan ini berkumpul di Gedung Graha Saba Sumber, Banjarsari, Solo dan diberangkatkan puku 09.00 WIB. Para relawan ini berasal dari 42 organisasi relawan.

Menjanjikan Kemajuan bagi Kota Solo

Gibran saat berada di DPD PDI-P Jateng. (SINDOnews/AHMAD ANTONI)

Usai mendaftar, Gibran sempat melakukan orasi di depan kantor DPD PDI-P Jawa Tengah, Panti Marhaen.

“Hari ini akan saya catat sebagai utang pertama saya kepada Bapak dan Ibu Sekalian. Utang ini akan saya bayar dengan kebijakan yang menyejahterakan masyarakat Solo,” ucapnya.

Dia juga menjanjikan lompatan agar kota kelahirannya ini lebih maju di masa depan.

“Sekali lagi saya tidak bisa membalas dengan materi, karena saya tahu bukan itu yang Bapak, Ibu inginkan. Yang Bapak Ibu inginkan adalah lompatan, percepatan agar Solo lebih maju. Kata Gibran.

Kalau menurut Millens, apakah Gibran cukup mumpuni untuk menjadi Wali Kota Solo? (IB09/E06)