Geger Ada Bau Bangkai Menyengat, Warga Justru Senang Saat Tahu Asalnya

Geger Ada Bau Bangkai Menyengat, Warga Justru Senang Saat Tahu Asalnya
Ilustrasi mencium bau nggak sedap. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Warga Mijen, Kota Semarang, sempat heboh dengan aroma bau bangkai yang sangat menyengat. Saat ditelusuri, sumbernya justru sangat nggak diduga. Seperti apa sih asalnya?

Inibaru.id – Warga Kampung Wonopolo RT 5 RW 8 di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, sempat digegerkan dengan aroma bau bangkai yang menyengat. Mereka yang menaruh curiga pun langsung mencari dari mana asal aroma tersebut. Nggak disangka, sumbernya ternyata bukan berasal dari benda yang mencurigakan, melainkan dari sebuah bunga bangkai Suweg.

Ternyata, di wilayah tersebut, bunga bangkai suweg bukanlah hal yang baru. Pada November 2019 lalu misalnya, bunga bangkai Suweg muncul di dekat dengan sebuah kandang ayam dengan ukuran yang cukup besar. Kemunculan bunga bangkai ini bahkan sudah ada sejak 2003. Lokasinya kemunculannya memang berpindah-pindah, namun nggak pernah jauh-jauh dari kandang ayam yang dimiliki oleh seorang warga bernama Roziqin.

“Kalau tahun 2019 agak ke selatan munculnya, sekitar tiga meter dari posisi sekarang. Tumbuhnya memang pindah-pindah. Para tetangga sudah biasa dengan aroma dan bunga ini,” jelas Roziqin, Selasa (3/11/2020).

Bunga bangkai Suweg. (Flickr/

Barry Stock)
Bunga bangkai Suweg. (Flickr/ Barry Stock)

Bunga bangkai Suweg seringkali muncul saat musim penghujan tiba. Tapi yang menghebohkan, untuk tahun ini aromanya sangat menyengat karena mirip bau mayat atau bangkai binatang yang sudah mulai membusuk. Aroma ini bisa bertahan hingga sepekan. Meski warga merasa kurang nyaman, mereka memilih untuk membiarkannya karena dianggap sebagai hal yang langka. Meski begitu, warga juga nggak memberikan perawatan atau perlakukan khusus pada tanaman yang mekar setahun sekali tersebut.

Nah, menurut keterangan dari Pengendali Ekosistem Muda Hutan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, bunga bangkai memang wajar tumbuh di Indonesia, khususnya di musim penghujan. Meski jarang ditemukan, bunga ini ternyata masuk dalam tanaman yang nggak dilindungi.

“Karena bisa tumbuh di mana saja meski jarang di pengunungan tinggi. Umbi dari bunga bangkai justru enak,” ungkap Budi Ambong dari BKSDA.

Kalau tumbuh di dekat rumahmu, bakal kamu cabut apa biarkan nih, Millens? Secara baunya menyengat. (IDN/IB09/E05)