Gawat, Sederet Kucing Asli Indonesia Ini Terancam Punah

Gawat, Sederet Kucing Asli Indonesia Ini Terancam Punah
Kucing Bakau. (Flikr)

Sejumlah jenis kucing asal Indonesia ini terancam punah karena adanya perburuan liar dan alih fungsi hutan sebagai pemukiman. Berikut jenis kucingnya.

Inibaru.id – Selama ini, masyarakat Indonesia sudah sangat familiar dengan kucing persia, kucing himalaya, dan kucing anggora. Namun, mereka justru asing dengan kucing asli Indonesia. Yap, Indonesia juga punya kucing asli atau endemik yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air.

Sayang, kucing-kucing tersebut kini berstatus terancam punah. Ada banyak faktor penyebabnya di antaranya perburuan liar dan alih fungsi hutan sehingga kucing-kucing itu kehilangan rumah. Berikut enam jenis kucing asal Indonesia yang terancam punah.

Kucing Merah

Kucing Merah. (Jim Sanderson)

Kucing Merah atau Borneo bay cat termasuk salah satu hewan endemik dari Pulau Kalimantan. Hewan eksotis berbulu kemerahan seperti namanya ini telah dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Kucing Hutan

Kucing Hutan. (Trubus)

Memiliki nama ilmiah Asian leopard cats, kucing yang bercorak menyerupai macan tutul ini adalah kucing asal Indonesia. Kucing itu terdiri atas tiga jenis yang tersebar di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Menurut IUCN, ancaman kepunahan kucing hutan masih tergolong rendah. Namun, tetap saja kucing ini masuk dalam daftar hewan yang dilindungi dan nggak boleh dipelihara.

Kucing Batu

Kucing Batu. (Busy)

Kucing batu yang dikenal sebagai pemanjat ulung ini dilindungi Undang-Undang di Indonesia, lo. Tersebar di beberapa negara di Asia Selatan, populasi Kucing Batu secara global saat ini hanya sekitar 10.000 ekor. Namun, jumlahnya diperkirakan bakal terus menurun karena kebakaran atau alih fungsi hutan.

Kucing Bakau

Kucing Bakau. (Flikr)

Seperti namanya, kucing ini sering ditemui di hutan bakau, rawa-rawa, dan tepian sungai Pulau Jawa. Berbeda dengan mayoritas kucing yang takut air, Kucing Bakau malah pandai berenang dan menyelam untuk menangkap mangsanya yakni ikan, katak, dan udang.

Kucing Bakau atau Fishing cat ini dilindungi IUCN dan pemerintah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999. Saat ini, kucing bakau dikabarkan telah dikonservasi di area suaka marga satwa Way Kambas Sumatra.

Kucing Berkepala Datar

Kucing Berkepala Datar. (Researchgate)

Sejak 2008, kucing berkepala datar atau Flat headed cat ini sudah dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah oleh IUCN. Diperkirakan, kucing ini hanya ada 2.500 ekor pada 2008 lalu. Selain kepalanya yang datar, kucing yang tersebar di Pualu Sumatera ini memiliki bulu bercorak kemerahan di bagian dahi dan bintik putih di bagian perut.

Kucing Emas

Kucing Emas. (Aktual)

Kucing yang dijuluki “Harimau Kijang” ini dipercaya masyarakat Sumatera memiliki kekuatan magis. Sebelum akhirnya tertangkap kamera di area Way Kambas, Kucing emas ini telah dinyatakan punah sejak 2005. Jumlah kucing ini nggak diketahui secara pasti namun akan terus menurun jika terjadi perburuan liar.

Sayang sekali kucing-kucing eksotis asal Indonesia itu terancam punah ya, Millens. Semoga nggak ada lagi perburuan liar terhadap kucing maupun satwa lainnya supaya fauna endemik Indonesia tetap lestari. (IB18/E04)