Gara-gara Vietnam Lockdown, Kopi Bakal Langka?

Gara-gara Vietnam Lockdown, Kopi Bakal Langka?
Vietnam lockdown sehingga diperkirakan bisa membuat pasokan kopi berkurang drastis. (Inibaru.id/ Audrian F)

Karena kasus Covid-19 varian Delta naik, Vietnam Lockdown. Masalahnya, negara ini adalah pemasok kopi Robusta terbesar di dunia. Dampaknya, pasokan kopi dunia terganggu. Mungkinkah bikin kopi bakal langka?

Inibaru.id – Soal minuman apa yang paling digemari di dunia, kopi pasti bakal jadi salah satu jawabannya. Realitanya, banyak banget orang yang gemar minum kopi. Masalahnya, belakangan ini ada isu kalau Vietnam sedang mengalami masalah yang bisa membuat pasokan kopi dunia bakal langka, lo. Kok bisa?

Jadi gini, Millens. Vietnam itu adalah salah satu negara pemasok kopi terbesar di dunia. Bahkan, kalau menurut CNBC, kota terbesar di negara ini, yakni Ho Chi Minch, merupakan pusat ekspor kopi di seluruh bumi. Itu dulu sih, sebelum pandemi melanda dan pembatasan dilakukan akibat merebaknya kasus Covid-19 varian Delta di sana.

Jenis kopi yang diproduksi Vietnam adalah kopi Robusta, sejenis biji pahit yang banyak dipakai dalam produksi kopi instan. Selain itu, Robusta juga sering dipakai sebagai campuran espresso. Nah, mengingat Vietnam mengalami masalah dengan pandemic dan memutuskan untuk melakukan lockdown, otomatis produksi dan distribusi Robusta ikut bermasalah.

Bagaimana nggak, sebagian besar eksportir biji kopi di Vietnam kelabakan begitu tahu Ho Chi Minch menerapkan lockdown. Pengiriman biij kopi dari pelabuhan ke seluruh dunia pun terhambat, khususnya yang menuju Tiongkok serta Eropa.

Dampak dari menurunnya pasokan kopi Robusta ini nggak main-main, lo, Millens. sejak awal 2021, harga biji kopi Robusta grosis bahkan sampai meningkat 50 persen!

Masalah nggak hanya berhenti di situ, karena lockdown, jumlah kontainer yang bisa dipakai untuk mengangkut kopi juga ikut berkurang. Biaya pengiriman kopi pun naik drastis.

Ekspor kopi terganggu akibat lockdown di Vietnam. (Flickr/Marco Verch Professional Photographer)
Ekspor kopi terganggu akibat lockdown di Vietnam. (Flickr/Marco Verch Professional Photographer)

Sebenarnya sih ya, Asosiasi Kopi-Cocoa di Vietnam nggak tinggal diam menghadapi berbagai masalah ini. Bersama dengan organisasi perdagangan lain, mereka meminta pemerintah negara tersebut untuk melonggarkan lockdown sehingga membuat ekspor kopi nggak lagi terhambat.

Pemerintah Vietnam, tepatnya Kementerian Transportasi juga sudah merespons permintaan tersebut. Otoritas regional sudah diminta untuk memberikan dispensasi sehingga bisa menurunkan beban transportasi sejumlah barang sperti kopi.

Apa yang terjadi di Vietnam memperburuk pasokan kopi dunia karena produsen biji kopi Arabika premium terbesar sejagat, Brasil, baru-baru ini mengalami kekeringan dan masalah embun beku, sesuatu yang baru kali ini terjadi sejak 1994. Dampaknya, harga biji kopi yang belum disangrai melonjak tajam jadi yang termahal dalam tujuh tahun belakangan.

Saking parahnya embun beku di sana, petani harus kembali menanam kopi sehingga membutuhkan waktu tiga tahun setidaknya untuk bisa panen. Dampaknya, pasokan kopi pun bakal berkurang drastis selama beberapa tahun.

Kamu suka ngopi, Millens? Mungkin ini saatnya untuk sedikit berhemat ya. Jaga-jaga kalau sampai nantinya kopi bakal langka. (Det/IB09/E05)