Gara-gara Diserang Ayam, Seorang Polisi Tewas, Kok Bisa?

Gara-gara Diserang Ayam, Seorang Polisi Tewas, Kok Bisa?
Ilustrasi: Ayam menyerang polisi hingga tewas. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Saat melakukan penggerebekan ajang sabung ayam, polisi ini diserang seekor ayam petarung hingga tewas. Bagaimana bisa hal ini terjadi?

Inibaru.id – Sungguh malang nasib seorang petugas kepolisian dari Filipina bernama Letnan Christian Bolok. Dia tewas saat menjalankan tugasnya melakukan penggerebekan. Yang ironis adalah, Bolok meninggal justru karena diserang ayam. Kok bisa?

Kabar mengejutkan ini diungkap oleh New Strait Times pada Selasa (27/10/2020). Sehari sebelumnya, Bolok yang menjabat sebagai Kepala Polisi di kota San Jose melakukan penggerebekan tempat sabung ayam ilegal.

Di kaki ayam ada pisau yang memicu luka parah pada polisi. (Flickr/RichardJames1990)
Di kaki ayam ada pisau yang memicu luka parah pada polisi. (Flickr/RichardJames1990)

Saat melakukan penggerebekan bersama dengan rekan-rekannya, kondisi sempat sangat kacau. Bolok justru diserang oleh seekor ayam petarung. Masalahnya, di kaki ayam ini ada pisau taji yang merobek paha kiri Bolok. Nggak hanya memicu luka parah, hal ini membuat pembuluh darah arteri femoralisnya robek. Perdarahan hebat pun nggak terelakkan. Sayangnya, hal ini membuat Bolok kehilangan banyak darah hingga akhirnya tewas mengenaskan.

Kepala Polisi Provinsi Norther Samar Kolonel Arnel Apud menyebut tiga orang ditangkap dalam penggerebekan ini. Dua ayam yang dilengkapi dengan dua pisau taji juga telah diamankan.

“Aku sama sekali nggak percaya saat pertama kali mendengar laporan ini. Untuk pertama kalinya dalam 25 tahun bertugas sebagai polisi, baru kali ini ada rekan yang meninggal karena diserang oleh ayam. Dia benar-benar sedang nggak beruntung. Aku sendiri masih sulit mempercayai hal ini benar-benar terjadi,” tegas Apud.

Sabung ayam masih menjadi ajang favorit masyarakat Filipina. (Flickr/

Tom Coppen)
Sabung ayam masih menjadi ajang favorit masyarakat Filipina. (Flickr/ Tom Coppen)

Sabung ayam masih menjadi ajang yang digemari masyarakat Filipina. Ada ajang adu ayam yang legal, namun cukup banyak pula yang ilegal. Satu hal yang pasti, ajang ini sering diiringi dengan perjudian.

Masalahnya, karena pandemi Covid-19 yang sangat parah, pemerintah Filipina melarang ajang sabung ayam di negara tersebut. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam memicu kerumunan orang. Dampaknya tentu bisa membuat penularan virus tersebut semakin buruk. Sayangnya, masyarakat setempat seperti nggak mengindahkan larangan ini sehingga polisi pun sering melakukan penggerebekan.

Kasus ini memang sangat nggak biasa, ya Millens. Meski begitu, kita memang harus berhati-hati jika diserang oleh hewan karena dampaknya bisa saja berbahaya bagi tubuh. (Ind/IB09/E05)