Ganjar Tawarkan Sirkuit Lari Bagi Pelari Liar di Kota Semarang

Ganjar Tawarkan Sirkuit Lari Bagi Pelari Liar di Kota Semarang
Sirkuit lari GOR Tri Lomba Juang. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Menanggapi lomba lari liar yang marak terjadi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menawarkan para pelari liar untuk lomba tanpa penonton. Nggak tanggung-tanggung, Ganjar juga bakal menyediakan sirkuit di GOR Tri Lomba Juang Semarang.

Inibaru.id – Fenomena balap lari liar yang kini tengah digandrungi anak muda kini menjadi petaka. Ya, lomba lari ini umumnya digelar pada malam hari dan diikuti oleh para pemuda yang adu cepat tanpa menggunakan alas kaki di jalan. Sayangnya, kompetisi ini nggak jarang menimbulkan kerumunan hingga dibubarkan oleh tim patroli Covid-19.

Belum diketahui secara pasti tujuan dari lomba lari liar ini. Namun, fenomena tersebut kian menjamur di berbagai daerah, nggak terkecuali di Semarang, Jawa Tengah.

Melihat fenomena ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut memberikan perhatiannya.

Ganjar menyayangkan balap lari yang sebetulnya menyehatkan ini dilakukan untuk seru-seruan saja, apalagi jika menimbulkan kericuhan.

“Kalau memang mereka benar-benar seperti itu sudah deh, tak ajak saja yuk. Wes tak gaweke tempat terus kemudian mlayu o. Kalau mereka setuju ketemu, tak buatin lomba,” terang Ganjar.

Ganjar Pranowo. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ganjar Pranowo. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Menanggapi hal ini, Ganjar justru mendukung para pelari muda untuk mengikuti perlombaan lari yang lebih sehat dan positif dengan mengusung semangat berolahraga.

Sing penting spirit-e (yang penting spiritnya) jangan spirit sekadar keramaian, kericuhan, wah-wah-an tidak, tapi arahkan untuk olahraga,” terang Ganjar.

Nggak tanggung-tanggung, bahkan Ganjar bakal memberikan fasilitas untuk arena lari seperti GOR Tri Lomba Juang milik Pemkot Semarang bila memang perlombaan tersebut diadakan lebih serius.

Ganjar dukung lomba lari diadakan lebih serius. (Djawanews)
Ganjar dukung lomba lari diadakan lebih serius. (Djawanews)

“Wis nanti tak kasih tempat di kota. Tak pinjamkan stadion Pak Hendi (Wali Kota Semarang) untuk kemudian kita lombakan tapi jangan ditonton,” tegasnya.

Menurutnya, pelari muda bisa menyalurkan ekspresinya lewat lomba lari yang lebih bermanfaat.

Wes lomba mlayu malah jelas tak kei lapangan mlayu o sing banter le, wis arep nganggo gaya rak nganggo sepatu yo entuk rakpopo mlayu mundur rakpopo,” kelakar Ganjar.

Pak Ganjar memang nggak tanggung-tanggung kalau ngasih tantangan. Kamu berani terima tantangan dari gubernur beken yang satu ini, Millens(Kom/IB27/E03)