Ganjar Pastikan PPDB 2019 Jateng Nggak Perlu Pakai SKTM
Penerimaan Siswa Baru di Jawa Tengah nggak perlu pakai SKTM. (Barometersulut)

Ganjar Pastikan PPDB 2019 Jateng Nggak Perlu Pakai SKTM

Pada PPDB 2018, ditemukan banyak kasus penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Menyikapi hal itu, Pemprov Jateng memutuskan untuk menghapus persyaratan tersebut pada PPDB SMA/SMK Negeri Jawa Tengah 2019.

Inibaru.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) nggak menjadi syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di sekolah yang ada Jawa Tengah. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi sektor pendidikan selama 2018. Dari hasil tersebut, ditemukan banyak SKTM palsu.

Kompas.com, Rabu (9/1/2019) menulis, informasi ini diungkap Ganjar pada akun Instagramnya @ganjar_pranowo.

Saya pastikan SKTM tidak lagi berlaku pada penerimaan siswa baru SMA/SMK 2019. Dasar penilaian masuk sekolah adalah prestasi. Bagi siswa yang tidak mampu, kami jamin bisa bersekolah melalui sekolah zonasi dan mendapatkan beasiswa.” tulis Ganjar yang juga disampaikan melalui akun Twitter pribadinya @ganjarpranowo.

Selama 2018, tercatat sekitar 78 ribu lebih SKTM disalahgunakan pada proses penerimaan peserta didik. Ganjar menyebut banyak orang kaya yang memilih untuk mengaku miskin agar anaknya bisa masuk ke sekolah tertentu. Hal ini tentu mencoreng wajah dunia pendidikan.

Kendati SKTM dihapuskan dari syarat PPDB, Ganjar menjamin anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap bisa bersekolah.

“Meski syarat SKTM dihapus, siswa kurang mampu tak perlu khawatir. Kami pastikan tetap bisa bersekolah dan dibiayai negara. Minimal, 20 persen dari setiap satuan pendidikan harus menampung siswa tidak mampu. Hal ini sudah diatur Permendikbud. Itu juga angka minimal, jadi bisa lebih dari itu,” jelasnya.

Berdasarkan rencana, PPDB 2019 akan fokus pada jalur nilai dan prestasi akademik, bukan lagi jalur status sosial keluarga. Ganjar pun menyarankan para orang tua agar bisa mendidik putra-putrinya agar mengedepankan kejujuran dan integritas.

Menurut Millens gimana nih tentang keputusan itu? (IB09/E04)