Gandeng Pos Indonesia, Distribusi Sembako Pemprov Jateng Dijamin Tepat Karena Sistem Ini

Gandeng Pos Indonesia, Distribusi Sembako Pemprov Jateng Dijamin Tepat Karena Sistem Ini
Ganjar Pranowo menggandeng PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan bantuan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pemprov Jawa Tengah menggandeng Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat. Distribusi sembako Pemprov Jateng ini dipastikan akurat dan tepat karena langsung didata dengan sebuah aplikasi bikinan perusahaan pelat merah tersebut.

Inibaru.id ­ - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng PT Pos Indonesia dalam memperlancar distribusi bantuan sembako ke rumah-rumah warga. Dalam  pendistribusian tersebut, akan menggunakan sebuah aplikasi android Id Fleet yang memang diciptakan khusus agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas langsung proses pengiriman barang di Kantor Pos Jalan Imam Barjo, Kota Semarang, Rabu (13/5). Pada kesempatan tersebut, Ganjar langsung mengajak komunikasi petugas pengantar agar tahu bagaimana nanti eksekusinya di lapangan.

“Nantinya wajah penerima akan difoto, kemudian juga dengan NIK dan KK. Jadi data valid bisa langsung terkonfirmasi ke kantor pos maupun ke kami (Pemprov Jateng),” jelasnya.

Ganjar berkomunikasi langsung dengan petugas mengenai bagaimana eksekusi di lapangan. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Ganjar berkomunikasi langsung dengan petugas mengenai bagaimana eksekusi di lapangan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dengan adanya sistem itu, Pemprov juga dengan mudah dapat mengetahui jika jumlah bantuan kurang. Kalau hal itu sampai terjadi, Ganjar berjanji akan mencarikan solusi agar semua terbantu.

Kemudian pada kesempatan ini Ganjar juga membuat langkah unik dengan menempelkan stiker berslogan, "Tetap Semangat Corona Pasti Minggat". Hal ini selain untuk menyemangati masyarakat dan meredam keramaian karena adanya stiker foto pimpinan daerah pada sembako bantuan.

"Kami ajak masyarakat semangat, saling menyemangati. Ini bentuk gotong-rotong," terang dia.

Kemudian, Vice President Informasi dan Komunikasi Teknologi PT Kantor Pos Jakarta Poerwanto S menerangkan sisik-melik (rekam jejak) tentang aplikasi Id Fleet.

“Hal-hal yang akan difoto oleh petugas seperti wajah, NIK, KTP, dan KK. Kemudian penerima wajib tanda tangan pada aplikasi tersebut sebelum dikirim ke server,” jelasnya.

Armada pengiriman menngunakan mobil dan motor. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Armada pengiriman menngunakan mobil dan motor. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kata Poerwanto, selain berguna untuk keakuratan data penerima bantuan, juga agar data yang sudah diproses bisa lebih cepat terakomodir. Karena itu, Pemprov nantinya bisa memastikan apakah bantuan tersebut sudah tepat atau bisa saja salah.

Purwanto juga menambahkan kalau, aplikasi tersebut juga nantinya digunakan pada penyaluran bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk perantau yang berada di Jabodetabek. Bahkan, aplikasi akan ditambah fitur berupa Inventory System, untuk mengetahui barang yang sudah dikelola dan dikirim ke penerima.

"Jadi untuk bantuan di Jabodetabek akan ditambah fitur pada aplikasi. Fitur ini supaya Pemprov tahu barang apa saja yang sudah dibeli dan dikelola untuk dikirim ke penerima," ungkapnya.

PT Pos Indonesia telah menyiapkan armada untuk proses distribusi berupa kendaraan roda empat dan roda dua. FYI, bantuan tahap pertama ini menyalurkan 28.471 paket untuk tiga kota di Jawa Tengah. Rinciannya, bantuan untuk Kota Semarang sebanyak 26.954 paket, Salatiga 201 paket, dan Solo 1316 paket.

Semoga distribusi sembako Pemprov Jateng ini tepat sasaran ya, Millens. (IB28/E05)