Gambar Wallpaper Ini Bisa Bikin Smartphone Samsung Rusak, Ini Faktanya

Gambar Wallpaper Ini Bisa Bikin Smartphone Samsung Rusak, Ini Faktanya
Gambar wallpaper yang membuat ponsel pintar Samsung rusak. (Twitter.com/gadtorade)

Baru-baru ini sebuah gambar wallpaper viral dan menjadi perbincangan hangat warganet di media sosial. Sekilas, nggak ada yang aneh dari gambar ini. Namun, jika dijadikan wallpaper untuk smartphone Samsung, bisa bikin smartphone tersebut rusak, lho. Kok bisa?  

Inibaru.id – Seperti gambar bertema pemandangan pada umumnya, gambar ini menampilkan pemadangan indah sebuah danau yang dikelilingi pegunungan serta rimbunnya hutan. Ditambah cantiknya perpaduan warna cahaya langit ketika senja, membuat siapa saja ingin menjadikan gambar ini sebagai wallpaper ponselnya.

Akun Twitter kenamaan Ice Universe mengungkap bahaya dari gambar wallpaper tersebut. Lewat cuitan pada Minggu (31/5/2020), akun ini memberikan peringatan bagi pengguna smartphone Samsung untuk nggak memakai gambar ini sebagai wallpaper. Jika tetap nekat, ponsel pintar yang digunakan bisa rusak!

Detail gambar Wallpaper yang bisa merusak ponsel pintar Samsung. (Twitter.com/UniverseIce)
Detail gambar Wallpaper yang bisa merusak ponsel pintar Samsung. (Twitter.com/UniverseIce)

Meski begitu, akun ini juga menyebut ada perbedaan dari kondisi gambar wallpaper yang diunggah di Twitter dan Weibo. di Weibo, gambar ini cenderung lebih gelap dan lebih "aman" untuk dijadikan wallpaper. Sementara itu, gambar di Twitter masih sama dengan gambar yang asli sehingga jika dipasang sebagai wallpaper smartphone, bisa menyebabkan kerusakan.

Cuitan ini langsung menghebohkan warganet. Ada beberapa warganet yang mencoba gambar itu sebagai wallpaper smartphone-nya. Banyak pengguna ponsel pintar Samsung yang panik saat tahu smartphone-nya berkedip dan nggak bisa digunakan. Orang-orang ini menggunakan ponsel pintar Samsung Galaxy S20 Ultra, Samsung Galaxy A51, Samsung Galaxy Note 10 dan Google Pixel.

Salah seorang pengikut Ice Universe bernama Aryan memperkirakan bahwa gambar ini memiliki bug yang bisa mengacaukan sistem operasi Android Q. Aryan mengungkapkan jika gambar tersebut nggak berhasil membuat smartphone Samsung Galaxy J7 Pro dengan sistem operasi Android 9 miliknya rusak.  Sementara itu, salah seorang pengikut Ice Universe lainnya mengaku jika gambar itu nggak membuat iPhone miliknya mengalami kerusakan setelah diatur sebagai wallpaper.

Kerusakan yang terjadi pada ponsel dimulai dengan layar ponsel yang mendadak menjadi gelap, meskipun ponsel masih aktif. Hal itu terjadi selepas gambar diatur sebagai wallpaper. Nantinya, layar nggak bisa menampilkan gambar wallpaper dan bagian atasnya nggak menunjukkan informasi apapun seperti baterai, tanggal, dan lain-lain.

Setelah wallpaper dipasang, ponsel pintar Samsung langsung mengalami masalah. (Twitter.com/gadtorade)
Setelah wallpaper dipasang, ponsel pintar Samsung langsung mengalami masalah. (Twitter.com/gadtorade)

Setelah itu, smartphone mendadak mati dan melakukan restart dengan sendirinya berulang kali. Kemudian, layar ponsel pintar menampilkan tulisan Android Recovery lengkap dengan kode program dan pemberitahuan bahwa ponsel nggak bisa berjalan secara normal.

Layar sentuh pun akan kehilangan fungsinya. Pengguna ponsel hanya bisa memanfaatkan tombol volume sebagai alat navigasi pilihan. Lalu, mereka diminta untuk melakukan Erase App Data untuk memulihkan perangkat. Hal ini kemudian membuat ponsel pintar berada dalam mode aman atau Safe Mode.

Demi mengeluarkan ponsel dari mode aman, mau nggak mau penggunanya harus melakukan reset. Setelahnya, gambar tersebut harus dihapus dan nggak lagi dijadikan wallpaper. Sayangnya, hal ini membuat seluruh data di dalam ponsel hilang. Karena itu, pengguna disarankan untuk melakukan backup data ketika ponsel berada di mode aman.

Jika kamu perlu melakukan reset pabrik, tekan tombol Power dan pilih Off. Setelah ponsel nonaktif, tekan tombol Volume Up dan Power secara bersamaan. Pada akhirnya, logo Samsung akan muncul.

Kamu penasaran untuk mencobanya atau justru khawatir, nih Millens(Med/MG29/E07)