Galeri Nasional Pamerkan 48 Lukisan Istana Selama Bulan Kemerdekaan

Dalam rangka mempertingati Hari Kemerdekaan RI ke 72, Galeri Nasional menggelar pameran lukisan istana dengan 48 koleksi lukisan yang terbuka untuk umum dari tanggal 2 hingga 30 Agustus 2017.

Galeri Nasional Pamerkan 48 Lukisan Istana Selama Bulan Kemerdekaan
Koleksi Lukisan Istana. (foto: Kementrian Dalam Negeri)

Inibaru.id - Telah banyak diketahui, Istana Kepresidenan memiliki berbagai koleksi seni bernilai tinggi dan bersejarah, yang merupakan buah karya dari dalam maupun luar negeri. Nah, bagi Anda yang ingin menyaksikan koleksi itu, datanglah ke Galeri Nasional, Jakarta, selama Bulan Merdeka, Agustus ini.

Dilansir dari Antara, dalam rangka memperingati kemerdekaan RI ke-72, sebanyak 48 lukisan koleksi Istana Kepresidenan akan dipamerkan kepada masyarakat umum di Galeri Nasional. Lukisan-lukisan tersebut diambil dari berbagai Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia. Pameran itu bertajuk “Senandung Ibu Pertiwi”.

Indonesia memiliki beberapa istana, yaitu Istana Merdeka di Jakarta, Istana Bogor, Istana Cipanas, Istana Tampaksiring, dan Gedung Agung di Yogyakarta.

Di istana-istana tersebut, berbagai koleksi seni dan perkakas antik dapat ditemui, mulai dari lukisan, patung, pelbagai perhiasan, porselen, alat tulis, perlengkapan makan, bahkan sendera mata tokoh-tokoh dunia.

Presiden Pertama RI Soekarno merupakan salah satu presiden RI yang berperan besar dalam sentuhan barang-barang seni di istana-istana kepresidenan tersebut. Seni juga menjadi alat perjuangan dan pembentukan karakter bangsa.

Senandung Ibu Pertiwi diselenggarakan guna memberikan akses kepada publik menyaksikan koleksi benda-benda seni dan bersejarah bernilai tinggi milik negara yang ada di istana-istana kepresidenan.

Sebanyak 48 lukisan dari 41 pelukis yang selama ini dipajang di istana-istana kepresidenan akan dipamerkan kepada masyarakat di Galeri Nasional, di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta.

Selain ditujukan kepada masyarakat domestik, pemerintah juga bermaksud menunjukkan karya-karya unggulan seniman Indonesia kepada komunitas internasional.

Pameran akan pada 1 Agustus 2017 dan mulai diperuntukkan untuk umum mulai hari ini, 2-30 Agustus 2017 tanpa dipungut biaya tiket masuk.

Pada 2016, Kementerian Sekretariat Negara bersama Badan Ekonomi Kreatif juga sempat memamerkan lukisan-lukisan bersejarah. Namun dalam pameran tersebut hanya ditampilkan sebanyak 28 lukisan dari 21 pelukis Indonesia, dengan tajuk "17/71: Goresan Juang Kemerdekaan".

Pada acara kali ini, selain lukisan, panitia juga memamerkan arsip dan dokumentasi berkaitan dengan materi pameran serta karya pelukis Rusia, Konstanstin Makovsky, yang ditampilkan melalui layar LED besar.

Sebanyak 48 lukisan yang dipamerkan dalam Pameran Lukisan Senandung Ibu Pertiwi akan terbagi menjadi empat tema kecil yaitu keragaman alam, dinamika keseharian, tradisi dan identitas, serta mitologi dan religi seperti dilansir dari Liputan6.com. (OS/IB)