Film Unggulan Oscar Dituding Menjiplak

Menang banyak pada ajang Golden Globe dan menjadi salah satu film unggulan Oscar tahun ini, "The Shape Of Water" diterpa isu plagiarisme. Film besutan Guillermo del Toro itu dituduh menjiplak alur cerita dan karakter tokoh sebuah teater.

Film Unggulan Oscar Dituding Menjiplak
The Shape Of Water (Joblo.com)

Inibaru.id –  Salah satu film unggulan Oscar atau Academy Awards untuk kategori Film Terbaik, The Shape Of Water dituding melakukan plagiarisme pada Rabu, (23/2/2018). Film yang yang juga menang banyak dalam penghargaan film Golden Globes ini dianggap menjiplak alur cerita dan karakter tokoh dalam satu pementasan teater di AS pada 1969 bertajuk "Let Me Hear You Whisper" karya Paul Zinden.

Tuntutan tersebut diajukan David Zindel, putra dari Paul, ke pengadilan federal Los Angeles (LA). Dia mengajukan gugatan itu sehari setelah jajak pendapat Oscar dikirim ke sekitar 8.000 anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciens (AMPAS), para voter Academy Awards 2018.

David mengatakan, sutradara Guillermo del Toro, produser Daniel Kraus, dan studio film Fox Searchlight nggak tahu malu menyalin cerita, elemen, serta tema dari teater yang diciptakan dan diperankan oleh mendiang ayahnya.

Tuduhan itu segera ditampik Del Toro dengan mengatakan bahwa dirinya bahkan nggak pernah membaca atau pun menonton teater Zindel.

“Saya tidak pernah dengar tentang teater Zindel sebelum membuat The Shape Of Water, dan tidak ada satu pun dari orang-orang yang bekerja sama dengan saya pernah menyinggung tentangnya,” tegasnya, seperti ditulis Cnnindonesia.com, Jumat (23/2)

Setali tiga uang, Fox Searchlight yang memproduksi film itu juga menanggapi dengan mengatakan tuduhan itu nggak berdasar. Mereka menjamin, The Shape Of Water adalah karya orisinal. Mereka juga memastikan bahwa Fox Searchlight sangat ketat dan tentu menolak jika ada plagiarisme pada filmnya.

Banyak Kemiripan

Seperti ditulis Okezone.com, Kamis (22/2), David mengatakan, terdapat lebih dari 60 kemiripan pada film yang dibintangi Sally Hawkins itu dengan teater buatan ayahnya, yakni tentang perempuan yang jatuh cinta pada makhluk air misterius. Tokoh utamanya juga sama-sama digambarkan sebagai petugas kebersihan yang bekerja di sebuah laboratorium ilmiah selama Perang Dingin.

Perempuan itu diceritakan tengah kesepian. Dia kemudian jatuh cinta pada makhluk air yang sedang dikurung guna penelitian. Perempuan itu pengin membebaskan makhluk yang memiliki kecerdasan tinggi dan tergolong "unik" itu.

Dalam teater Zindel makhluk itu berbentuk lumba-lumba. Sedangkan dalam film The Shape Of Water yang tayang perdana di Festival Film Venesia, bentuknya setengah manusia dan separuh makhluk air.

Meski terdapat kesamaan yang mencolok antara teater dan filmnya, Zindel mengaku nggak disebut dalam kredit film The Shape Of Water. Menurutnya, salah satu kesalahan yang dituduhkan, pihak produser nggak mengakui secara publik kontribusi Zindel dalam proyek film tersebut.

Dalam dunia perfilman, plagiarisme tentu menjadi tuduhan yang sangat serius. Bukan nggak mungkin ini akan memengaruhi penilaian juri Oscar terhadap The Shape Of Water yang menjadi nomine untuk 13 kategori dalam ajang perfilman internasional yang akan diumumkan pada 4 Maret 2018 tersebut. Duh! (LIF/GIL)