Fantastis, Jateng Borong Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik Nasional

Fantastis, Jateng Borong Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik Nasional
Perencanaan pembangunan di Jawa Tengah mendapatkan apresiasi pemerintah. (Inibaru.id/ Audrian F)

Jawa Tengah memborong semua Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik Nasional baik di tingkat provinsi, kabupaten atau kota.

Inibaru.id - Di tengah situasi penuh keprihatinan akibat dampak virus corona. Jawa Tengah (Jateng) kembali ditetapkan sebagai provinsi terbaik dalam perencanaan pembangunan nasional.

Tahun ini, Jateng menyabet tiga penghargaan di posisi pertama, baik untuk kategori Provinsi, Kota, maupun Kabupaten. Kabupaten Temanggung menjadi yang terbaik di kategori perencanaan pembangunan tingkat Kabupaten. Sementara itu, Kota Semarang menjadi juara pertama kategori Kota.

Penghargaan tersebut ditetapkan saat rapat virtual Musrenbangnas 2020 yang diadakan pada Kamis (30/4/2024). Rapat tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan beberapa pejabat kementerian lainnya.

Keputusan menjadikan Jawa Tengah sebagai yang terbaik dipengaruhi oleh capaian dan inovasi yang selama ini diterapkan. Sebagai contoh, Jateng menerapkan program unggulan seperti Satu OPD Satu Desa Binaan, Rumah Sakit Tanpa Dinding, Program Sekolah Tanpa Dekat, dan lain-lain.

Daftar peraih penghargaan. (Doc. Pemprov)<br>
Daftar peraih penghargaan. (Doc. Pemprov)

Tetangga Jateng, Provinsi Jawa Timur (Jatim) meraih peringkat kedua. Sementara itu, peringkat ketiga direbut oleh Provinsi Bengkulu.

Suharso Monoarfa menganggap pemberian penghargaan ini dilakukan sebagai apresiasi keberhasilan suatu daerah dalam membangun wilayahnya. Hanya, khusus tahun ini, penilaian juga dipengaruhi oleh pandemi corona.

"Kami harap, penghargaan ini dapat memotivasi daerah lain untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pembangunan di daerah," kata Suharso.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, senang dengan penghargaan ini. Dia pun memberikan apresiasi penuh kepada dua daerah yang memenangkan penghargaan. Bupati Temanggung dan Wali Kota Semarang pun dianggap patut dijadikan contoh.

“Ini kado bagus, tapi bukan terus membuat kita sombong, justru menjadi beban berat untuk kita merencanakan lebih baik lagi," ucapnya.

Ganjar nggak ingin jemawa. Dia ingin kemenangan ini menjadi penyemangat bagi pemimpin daerah untuk lebih mematangkan perencanaan pembangunan. Apalagi setelah melalui fase paceklik selama pandemi corona.

“Perencanaan akan lebih baik, dapat diperhitungkan dan menyangkut banyak sektor, sehingga kalau meleset tidak terlalu jauh kecuali saat adanya pandemi seperti ini," tutupnya.

Semoga penghargaan ini bisa memicu pembangunan daerah-daerah lain di Jawa Tengah ya, Millens. (IB28/E07)