Fakta Menarik Final Piala Dunia 2018

Fakta Menarik Final Piala Dunia 2018
Prancis mendapatkan gelar Juara Dunia kedua setelah menunggu selama 20 tahun. (EPA-EFE/Facundo Arrizabalaga)

Di balik kemenangan Prancis pada Piala Dunia tahun ini, tersimpan beberapa fakta menarik yang terjadi di lapangan pertandingan final yang digelar pada Minggu (15/7/2018).

Inibaru.id – Prancis resmi menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 dalam pertandingan yang seru pada Minggu (15/7/2018) malam. Predikat tersebut adalah predikat kedua bagi Prancis setelah menunggu selama 20 tahun. Sementara itu, meskipun kalah, tampil di final adalah prestasi terbaik Kroasia setelah sebelumnya hanya menjadi juara ketiga di Piala Dunia 1998.

Di balik kemenangan Prancis di lapangan hijau, ada sejumlah fakta menarik yang terjadi pada pertandingan final Minggu (15/7) malam di Stadion Luzhniki, Rusia. Berikut Inibaru.id menyajikan rangkuman fakta-fakta menarik tersebut.

Deschamps Sang Legenda


Pelatih Prancis Didier Deschamps saat merayakan gelar juara Piala Dunia. (Reuters)

Pelatih Prancis Didier Deschamps berhak mendapatkan status legenda karena menjadi orang ketiga yang menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih. Deschamps mendapatkan gelar juara dunia kali pertama saat menjadi kapten Prancis yang mengandaskan Brasil 3-0 di final Piala Dunia 1998. Kini, Deschamps kembali mengangkat piala dunia sebagai pelatih Prancis. Dia adalah orang ketiga yang melakukannya setelah Franz Beckenbauer dari Jerman dan Mario Zagallo dari Brasil.

Remaja Sensasional Bernama Kylian Mbappe

Kylian Mbappe (Goal.com)

Kylian Mbappe menjadi buah bibir di Piala Dunia 2018 karena permainannya yang sensasional. Di usianya yang baru 19 tahun, Mbappe menjadi pemain termuda kedua yang mencetak gol di final Piala Dunia setelah Pele melakukannya di usia 17 tahun pada Piala Dunia 1958. Mbappe pun menerima piala sebagai Pemain Muda Terbaik di Piala Dunia 2018.

Peran Defensif Olivier Giroud

Olivier Giroud (Onlinenigeria.com)

Striker utama Prancis, Olivier Giroud tidak mampu mencetak satu gol pun dalam tujuh pertandingan Piala Dunia 2018. Dia bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran selama Piala Dunia. Kendati begitu, banyak orang yang memuji kerja keras dan peran defensifnya bagi timnas Prancis seperi ditulis Viva.co.id, Senin (16/7).

Gol Bunuh Diri Mario Mandzukic

Mario Mandzukic (Goal.com)

Mario Mandzukic menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol bunuh diri sekaligus mencetak gol bagi timnya dalam satu pertandingan. Orang pertama yang melakukannya adalah Ernie Brandts saat Belanda melawan Italia di Piala Dunia 1978.

Pembuktian Paul Pogba

Paul Pogba (Goal.com)

Dikritik habis-habisan karena dianggap tidak bermain maksimal di Manchester United, Paul Pogba justru bermain hebat di Piala Dunia 2018 dan mencetak gol di final. Dia menjadi pemain Manchester United pertama yang mampu mencetak gol di final Piala Dunia.

Band Punk Pussy Riot Menginvasi Lapangan

Anggota band Pussy Riot saat masuk ke lapangan. (Sky News)

Band punk asal Rusia Pussy Riot yang beranggotakan empat orang masuk ke dalam lapangan saat pertandingan Prancis dan Kroasia memasuki menit ke-52. Mereka kemudian ditangkap petugas dan dikeluarkan dari lapangan.

Beberapa saat kemudian, band yang sering menyuarakan isu sosial dan tergolong anti dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin ini mengeluarkan pernyataan resmi tentang aksinya di media sosial Facebook.

Presiden Kroasia dan Prancis Basah Kuyup

Presiden Prancis dan Presiden Kroasia hujan-hujanan saat pengalungan medali. (AFP)

Berbeda dengan Vladimir Putin yang dinaungi payung, Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic dan Presiden Prancis Emmanuel Macron rela hujan-hujanan saat menyalami dan memberikan medali kepada para pemain Kroasia dan Prancis. Sikap keduanya pun dipuji banyak pihak.

Penalti Antoine Griezmann di Final Piala Dunia 2018

Antoine Griezmann saat mengeksekusi tendangan penalti. (Getty Images)

Pada pertandingan final Piala Dunia 2018, pemain Prancis Antoine Griezmann melakukan tendangan penalti pada menit ke-38 yang membuahkan satu gol bagi Prancis. Penalti terebut merupakan keputusan wasit setelah menyatakan Ivan Perisic melakukan handsball pada kotak penalti.

Sebelum memutuskan, wasit Nestor Pitana sempat ragu. Wasit asal Argentina tersebut langsung melihat Video Assistant Referee (VAR) yang ada di samping lapangan. Setelah melihat rekaman VAR, Nestor pun mantap untuk menjatuhkan penalti untuk Prancis.

Wah, mana nih pendukungnya Prancis? Selama ya! Bagi pendukung Kroasia, jangan bersedih hati, masih ada Piala Dunia empat tahun lagi, kok. (IB09/E04)