Eropa Timur Diselimuti Salju Berwarna Oranye

Masyarakat yang tinggal di Eropa Timur dikagetkan dengan kemunculan salju yang nggak berwarana putih seperti biasanya, namun berwarna oranye. Fenomena ini pun menjadi daya tarik wisatawan. Kok bisa?

Eropa Timur Diselimuti Salju Berwarna Oranye
Salju berwarna oranye di Eropa Timur. (Kompas.com)

Inibaru.id - Masyarakat di Eropa Timur dibuat heran dengan kemunculan salju yang nggak biasa. Salju yang turun di sana pada Minggu (25/3/2018) berwarna oranye. Salju itu menutupi seluruh kawasan di Rusia, Ukraina, Bulgaria, Rumania, dan Moldova.

Mengutip BBC, Minggu (25/3), ahli meteorologi mengatakan bahwa fenomena aneh tersebut disebabkan oleh badai pasir yang bertiup dari gurun Sahara. Badai tersebut kemudian bercampur dengan salju dan hujan.

Kendati tampak anomali, peristiwa ini sejatinya bukanlah fenomena yang sangat langka, karena sering terjadi dalam lima tahun sekali atau lebih. Namun, lantaran kali ini konsentrasi pasir yang tercampur dalam salju lebih tinggi dari biasanya, salju jadi berwarna oranye.

Badai pasir gurun Sahara di Afrika ini memang termasuk yang sangat besar, hingga butiran pasir gurun Sahara mampu menembus wilayah Yunani, sehingga dapat dilihat dari satelit NASA.

“Ini adalah salah satu kiriman pasir gurun terbesar dari Sahara yang tertiup sampai Yunani, yang pernah ada. Pasir itu menutupi seluruh negara dengan konsentrasi tertinggi dalam 10 tahun terakhir,” kata Observatorium Athena, Jumat (23/3), dikutip dari Kompas.com, Senin (26/3).

Daya Tarik

Fenomena salju oranye nan unik itu rupanya justru menjadi daya tarik bagi para wisatawan setempat untuk berkunjung ke tempat-tempat yang diselimuti salju oranye.

“Kami sedang berski di Mars, hari ini,” tulis salah seorang pemain ski dengan latar pemandangan lereng bersalju warna oranye, dilansir dari CNN Indonesia, Senin (26/3).

Selain sejumlah negara di Eropa Utara, salju oranye ini juga menyelimuti Resor Rosa Khutor di Sochi, Rusia. Lereng bukit yang tertutup salju itu tampak seperti bukit pasir.

Wah, wah, unik ya, Millens. (CUT/GIL)