Dry Cleaning Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan?

<em>Dry Cleaning</em> Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan?
Dry cleaning. (Bussinesyab)

Mencuci pakaian dengan cara dry clean sudah banyak digunakan jasa laundry. Namun, mencuci pakaian dengan metode ini ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan, lo Millens.

Inibaru.id ­– Istilah dry cleaning mungkin sudah nggak asing lagi bagi kamu pengguna jasa laundry. Yap, dry cleaning merupakan cara membersihkan pakaian tanpa menggunakan air seperti mencuci baju pada umumnya. Cara mencucinya dengan menyemprotkan larutan perchloroetylene untuk mengangkat kotoran pada pakaian.

Metode dry cleaning seringkali digunakan untuk membersihkan pakaian berstruktur khusus seperti jas, gaun dan pakaian berbahan wol. Eh, tapi mencuci dengan cara ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, lo.

Bahan kimia yang terkandung dalam perchloroetylene dapat mengakibatkan kerusakan pada ginjal dan liver, serta gangguan sistem saraf. Bahkan, menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika (EPA), zat tersebut juga bisa menyebabkan kanker.

Kho Tjin Hok selaku Lagoon Wet Cleaning Specialist dari Asia Pacific Electrolux, mengatakan pengguanaan zat ini sudah dilarang di negara-negara maju sejak 2006 silam. Residu zat ini yang menempel pada pakaian juga bisa membahayakan ginjal seperti yang ditulis laman Kompas (10/4/2018).

Selain itu, bahaya lainya adalah pakaian menjadi mudah terbakar. Pakaian yang dicuci menggunakan zat ini berbau seperti minyak tanah.

Sekarang ini, kamu bisa memilih pencucian dengan cara wet cleaning yang lebih aman terhadap kesehatan dan lingkungan. Metode ini juga ramah terhadap pakaian berbahan halus serta nggak merusak warna pakaian.

Nah Millens, jangan sampai mengorbankan kesehatan demi menjaga baju kesayangan tetap awet, ya. Pilih metode perawatan pakaian yang tepat, ramah terhadap kesehatan dan lingkungan. (MG23/E04)