Ditolak Wali Kota Surabaya, Kapal Pesiar Asing Bersandar di Semarang

Ditolak Wali Kota Surabaya, Kapal Pesiar Asing Bersandar di Semarang
Kapal pesiar MV Columbus saat berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Jumat.(13/3/2020) (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap virus corona, kapal pesiar MV Columbus yang membawa ratusan turis asing diperbolehkan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Apa kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait dengan hal ini?

Inibaru.id – Kapal pesiar MV Columbus berbendera Bahama bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (13/3/20). Kapal ini membawa sekitar 400 turis mancanegara yang kemudian turun untuk menikmati berbagai objek wisata di Jawa Tengah.

Kapal ini tiba di Pelabuhan Tanjung Emas pada jumat pagi pukul 06.00 WIB, namun para turis baru bisa turun pada pukul 11.50 WIB. Mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terlebih dahulu sebelum diperbolehkan turun.

“Hasil pemeriksaan clear, tidak ada yang positif (virus corona atau COVID-19),” terang Kepala KKP Semarang, Aryanti.

Para turis asing yang turun dari kapal MV Columbus. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Para turis asing yang turun dari kapal MV Columbus. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Setelah memasuki pintu kedatangan internasional dan melewati thermal scan, para turis ini langsung dijemput belasan bus yang akan mengantarkan mereka ke berbagai destinasi di Kota Semarang. Mereka juga mengunjungi Candi Borobudur, Museum Kereta serta Kebun Kopi di Ambarawa.

Kapal ini diketahui membawa 1.044 penumpang, termasuk kru sebanyak 624 orang. Sebelumnya, kapal ini singgah di Lombok. Keputusan memperbolehkan kapal pesiar ini untuk bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas sempat memicu kontroversi di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap penularan virus corona. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan bahwa keputusan ini nggak diambil dengan sembarangan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap alasan memperbolehkan kapal MV Columbus singgah di Semarang. (Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap alasan memperbolehkan kapal MV Columbus singgah di Semarang. (Pemprov Jateng)

“Yang di Semarang sudah sesuai protokol kesehatan,” tegas Ganjar.

Sebelumnya, kapal ini ditolak berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku keputusan penolakan ini demi mencegah risiko yang disebabkan oleh kedatangan kapal tersebt.

“Sudah kemarin kami tolak, dan disetujui,” ucap Risma pada Rabu (11/3).

Selain untuk mencegah hal-hal yang nggak diinginkan, Risma menegaskan bahwa kapal tersebut sebelumnya nggak berencana untuk bersandar ke Indonesia, melainkan hanya ke Jepang dan Tiongkok. Hal ini menjadi alasan lain untuk menolak kedatangannya.

“Mereka kan nggak bisa singgah di tempat itu, terus dialihkan ke sini. Lah saya kan nggak mau itu, kemudian saya dari kemarin minta data masing-masing dari penumpang. Tapi nggak dapat, lha aku nggak berani kalau ada apa-apa kan aku yang diamuk warga,” terang Risma.

Kalau menurut Millens, keputusan menerima kapal asing untuk berlabuh di Kota Semarang ini tepat nggak sih? (Det/IB09/E06)

Tags :