Diterjang Ombak dan Gempa, Batu Cincin Sumbawa Ambyar

Diterjang Ombak dan Gempa, Batu Cincin Sumbawa Ambyar
Kondidi batu cincin yang sudah luluh-lantak. (Instagram @caswanassegaf)

Fenomena alam di Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, yaitu batu cincin runtuh. Kini, ikon wisata itu tinggal kenangan.

Inibaru.id - Diduga karena gempa dan terjangan ombak, batu cincin terkenal di Pantai Mbawana, Sumba, Nusa Tenggara Timur, runtuh. 

Kabar ini berembus dari salah seorang travel influencer Caswan Assegaf atau akrab dipanggil Awan. Pada Selasa (17/11/2020) sore, dia mengecek langsung batu cincin itu.

Ketika tiba di lokasi, ternyata benar, batu cincin itu sudah kandas nggak bersisa. Berdasarkan informasi yang dia dapat, runtuhnya batu cincin ini terjadi pada Senin (16/11/2020) malam.

"Katanya baru runtuh tadi malam. Untung nggak runtuh sore tadi jadi Alhamdullilah nggak ada korban yang terkena reruntuhan," katanya melalui pesan singkat.

Saat berada di Pantai Mbawana, kondisinya memang sedang ramai pengunjung. Pantai yang terletak di Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya itu memang populer dengan daya tarik utamanya untuk berfoto di bawah batu cincin.

Saat belum runtuh. ( Titry Frilyani/d'Traveler)
Saat belum runtuh. ( Titry Frilyani/d'Traveler)

Hilangnya batu cincin ini membuat Awan merasa prihatin. Sebab fenomena alam yang juga menjadi ikon Sumba kini telah hilang.

"Saya anggap Pantai Mbawana dengan tebing batu cincin itu salah satu ikon dari landscape Sumba yang wajib banget didatangi kalau ke Sumba. Kayaknya belum ke Sumba kalau belum pernah ke situ. Jadi sedih banget sih batu cincin itu hari ini runtuh. Terasa beda banget dari biasanya," ungkapnya.

Selain batu cincin, Pantai Mbawanan juga terkenal akan eksotisme tebingnya. Barisan tebing di sana juga nggak kalah indah dari batu cincin. Mirip objek wisata 12 Apostles di Victoria, Australia.

Kawasan Pantai Mbawanan juga terkenal akan ombaknya yang tinggi dan kerap menutupi wilayah pantai. Oleh sebab itu, banyak juga wisatawan yang menikmati pemandangan pantai dari Tanjung Mareha.

Sedih ya, Millens. Eh, kamu sudah sempat ke sini belum? (IB28/E05)