Ditegur KPI, Tagar #SaveSpongeBob Menggema di Twitter

KPI memberikan teguran pada tayangan Spongebob Squarepants di televisi karena dianggap memiliki unsur kekerasan. Warganet langsung protes dan menggemakan tagar #SaveSpongeBob karena menganggap banyak acara lain yang justru jauh lebih buruk.

Ditegur KPI, Tagar #SaveSpongeBob Menggema di Twitter
Spongebob Squarepants (Vox)

Inibaru.id – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali memberi teguran kepada acara televisi. Kali ini sejulah 14 acara televisi dan radio di Indonesia disanksi. Salah satu acara yang mendapatkan teguran ini adalah acara Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie yang ditayangkan Global TV pada 6 Agustus 2019 lalu.

Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo menyebut tayangan animasi Spongebob Squarepants tersebut memiliki unsur kekerasan. Hal ini dianggap sudah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) KPI Tahun 2012.

Teguran yang diberikan KPI terhadap Spongebob Squarepants ini langsung menarik perhatian warganet. Banyak dari mereka yang menganggap teguran KPI ini sebagai sesuatu yang tidak perlu. Bahkan, sejak Minggu (15/9), tagar #SaveSpongeBob menggema di media sosial Twitter dan menjadi trending topic di Indonesia.

Hingga Senin (16/9), tagar ini masih berada di urutan kedua di Indonesia dan telah dicuit lebih dari 16 ribu kali. Sebagian besar warganet menggunakan tagar ini sambil mengeluarkan protes terhadap KPI.

@KPI Pusat yang terhormat, coba dievaluasi lagi itu acara sinetron yang ada di televisi yang lebih bermasalah. Banyak adegan kelahi, tawuran, balapan liar, cinta-cintaan. Jauh lebih mengerikan daripada Spongebob,” cuit akun @Nandagustiann.

Sementara itu, akun @juanruanda1 justru menyebut masa kecil anggota KPI kurang bahagia.

@KPI_Pusat boikot sinetron tidak mendidik. Sepertinya kalian kurang bahagia seperti saya yang bisa menikmati Spongebob ya,” tulisnya.

Kebanyakan komentar-komentar lainnya juga mengungkap hal yang sama, yakni KPI sebaiknya memberikan sanksi pada program lainnya yang dianggap jauh lebih buruk dibandingkan dengan program animasi seperti Spongebob.

Selain Spongebob Squarepants, KPI juga menegur program-program berikut seperti program Siaran Jurnalistik Borgol (GTV), Ruqyah (Trans 7), Rahasia Hidup (ANTV), Rumah Uya (Trans 7), Obsesi (GTV), promo film Gundala (TV One), Ragam Perkara (TV One), DJ Sore (Gen FM), Heits Abis (Trans 7), Headline News (Metro TV), Centhini (Trans TV), Rumpi No Secret (Trans TV), dan Fitri (ANTV). 

Kalau menurut Millens, apakah Spongebob memang mengandung unsur kekerasan sebagaimana yang disebut KPI? (IB09/E04)