Dipenuhi Catatan Buruk, Deretan Menteri Ini Copotable dari Kabinet Jokowi Nanti

Dipenuhi Catatan Buruk, Deretan Menteri Ini <em>Copotable</em> dari Kabinet Jokowi Nanti
Menteri-menteri Jokowi. (Merdeka.com)

Lantaran memiliki sejumlah catatan buruk, menteri-menteri ini dinilai akan digantikan dari Kabinet Jokowi.

Inibaru.id - Presiden terpilih Joko Widodo saat ini mungkin tengah sibuk menyiapkan kabinetnya untuk pemerintahan yang baru. Bersama wakilnya, Ma’ruf Amin, dia hanya punya waktu sekitar 2 bulan.

Santer terdengar kabar beberapa menteri berkinerja buruk bakal "didepak" dan nggak akan dapat kursi di Kabinet Kerja Jilid 2. Siapa sajakah mereka?

Wiranto

Wiranto disebut bakal dicopot dari kursi kementerian karena pengaruh dari eksitensi Partai Hanura yang nggak bisa menembus parlemen di Pemilu 2019.

Di samping kegagalan itu, isu internal partai mencuat. Ketua Dewan Pembina Hanura Wiranto dengan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang malah saling menyalahkan akibat kegagalan tersebut.

Rentetan catatan buruk Wiranto bertambah dengan isu pelanggaran HAM. Banyak pihak yantg menilai kalau Wiranto sebagai Menkopolhukam nggak bisa menjadi koordinator penyelesaian kasus HAM di masa lalu.

Rini Soemarno

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjadi satu di antara menteri lain yang menuai teguran selain dengan Menteri Ignasius Jonan. Pasalnya, Rini dan Ignasius ditegur karena besarnya impor minyak dan gas (migas) yang mencapai US$2,09 miliar pada Mei 2019.

Nama Rini juga kerap mendapat perhatian karena kebijakan-kebijakannya dianggap justru merugikan negara. Satu di antaranya adalah proyek PLTU Riau yang sudah menyeret nama Dirut PLN. Reputasi Rini semakin buruk lantaran rekaman teleponnya dengan Sofyan Basir terkait “bagi-bagi fee” sudah sampai ke telinga anggota DPR RI.

Lukman Hakim Saifudin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kemungkinan besar menjadi salah seorang menteri yang akan dicopot dari jabatannya. Penyebabnya Saifudin diduga menerima uang Rp 10 juta dari tersangka Haris. Bahkan KPK juga menemukan uang dengan nilai yang cukup fantastis di laci meja kerja Menag Lukman, yakni sebesar Rp180 juta dan US$30 ribu. Saat ini statusnya masih menjadi saksi.

Imam Nahrawi

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga disebut nggak akan dijadikan menteri kembali. Penyebabnya, Imam pernah dipanggil oleh KPK untuk dimintai keterangan terkait adanya praktik suap penyaluran dana hibah di kementrian yang dipimpinnya.

Bahkan komisi antirasuah sempat menggeledah kantor milik Imam dan menemukan dokumen-dokumen yang menunjukkan kalau Imam Nahrawi terlibat.

Jadi itulah daftar menteri yang kemungkinan akan dicopot dari jabatannya ya, Millens. Semoga penggantinya lebih baik lagi ya. (IB28/E05)