Dinilai Janggal, Penggerebekan yang Dilakukan Andre Rosiade Diprotes Warganet dan Ombudsman

Dinilai Janggal, Penggerebekan yang Dilakukan Andre Rosiade Diprotes Warganet dan Ombudsman
Andre Rosiade, Anggota DPR RI yang menggerebek PSK di Padang. (Reqnews.com)

Andre Rosiade menggerebek PSK di Padang untuk membuktikan adanya prostitusi online. Hanya saja, tindakan ini justru diprotes warganet dan ombudsman. Apa alasannya?

Inibaru.id – Mulai Rabu (5/2/20) malam, jagat Twitter diramaikan dengan tagar #SaveNN. Ternyata, tagar ini terkait dengan kasus penggerebekan PSK yang dilakukan oleh anggota DPR-RI Andre Rosiade. Bukannya menyalahkan, banyak warganet yang cenderung mendesak NN, inisal dari PSK yang digerebek tersebut untuk segera dibebaskan dari tahanan.

Suara, Kamis (6/2) menulis, setidaknya sudah ada 4 ribu cuitan dengan tagar ini di media sosial. Selain meminta NN dibebaskan, mereka juga mempertanyakan tindakan penggerebekan oleh Andre Rosiade yang dianggap janggal.

Sebagai informasi, NN digerebek di hotel yang ada di Kota Padang pada Minggu (26/1) lalu. NN digerebek saat melayani seorang pria di ruang 606. Selain NN, AS (24) yang diduga adalah mucikari juga digerebek di lantai satu hotel tersebut.

Masalahnya, sang pria yang memesan NN diketahui telah menghilang. Polisi juga nggak tahu siapa sang pria tersebut. Berdasarkan keterangan Polda Sumbar, Andre Rosiade diketahui menyuruh orang untuk memesan kamar hotel serta NN lewat aplikasi MiChat.

Andre diketahui memesan kamar hotel tersebut dengan menggunakan KTP milik ajudannya, Bimo Nurahman. Hanya saja, dia dengan tegas membantah memesan NN dengan tujuan agar bisa digerebek. Dia mengaku hanya ingin membuktikan bahwa keresahan masyarakat tentang adanya prostitusi daring di Padang memang benar adanya.

Diprotes Ombudsman

Nggak hanya diprotes warganet, aksi pentolan Partai Gerindra ini ternyata juga diprotes oleh Ombudsman Republik Indonesia. Komisioner Ombudsman, Ninik Rahayu menyebut ada kesalahan prosedur dalam penanganan kasus ini.

“Kasus ini adalah kasus tindak pidana perdagangan orang. Kita semua sepakat melakukan pemberantasan human trafficking ini, tetapi jangan abaikan melindungi korban. Apalagi ada kesewenang-wenangan dalam prosesnya,” ucap Ninik sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (5/2).

Ninik menyebut Andre nggak punya kewenangan melakukan penggerebekan. Seharusnya, Andre menyerahkan kasus ini ke kepolisian karena merekalah yang berwenang untuk mengeksekusi tindakan ini.

Ombudsman pun meminta Polda Sumbar untuk segera menindaklanjuti kejanggalan ini. Ninik juga meminta Podla Sumbar untuk memulihkan status NN sebagai korban perdagangan orang.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Taufik Basari menyarankan NN untuk melaporkan Andre ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR-RI jika merasa dirugikan.

Kalau menurut Millens, Aksi Andre dalam menggerebek NN ini sebenarnya benar atau nggak sih? (IB09/E06)