Dikira Mati, Petasan Malah Meledak Di Jari Barna

Alih-alih memeriahkan pernikahan tetangga dengan menyulut petasan, seorang pria di Sukabumi harus merelakan kedua jarinya lantaran petasan yang disulutnya meledak.

Dikira Mati, Petasan Malah Meledak Di Jari Barna
Petasan (Shutterstock.com)

Inibaru.id – Seorang warga kampung Jambelaer, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus rela kehilangan dua jari tangannya karena petasan luncur. Pria bernama Barna itu mengalami kecelakaan saat menyalakan petasan luncur saat merayakan pesta pernikahan tetangganya.

"Saat itu saya tengah menghadiri acara pernikahan dan diminta tetangga untuk menyalakan petasan luncur. Ketika itu, delapan petasan sudah diluncurkan. Namun, satu lagi saya kira tidak nyala, malah tiba-tiba meledak di tangan saya," ungkap Barna, saat dirawat di RSUD R Syamsudin, Sukabumi, Jumat (12/1/2018), seperti ditulis Antaranews.com.

Baca juga:
Selasar Gedung BEI Ambruk, Perdagangan Saham Jalan Terus
BI Tegaskan Mata Uang Virtual Dilarang di Indonesia

Pesta pernikahan sempat terhenti dan berubah tegang setelah ledakan petasan mengenai jari Barna. Barna berteriak kesakitan menyadari kedua jarinya terluka parah, nyaris hancur. Beberapa warga yang lain kemudian segera membawa Barna ke rumah sakit karena parahnya luka yang diderita tangannya.

Akibat ledakan tersebut, dua jari tangan kanan Barna harus diamputasi. Ini karena kondisi jaringan pada jari telunjuk dan jari tengahnya sudah rusak parah.

Sementara, Kepala Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, dr Wahyu Handriana, mengatakan, "Dari hasil diagnosa, korban mengalami traumatik amputasi di jari ke dua dan ke tiga tangan kanannya atau telunjuk dan jari tengah.”

Baca juga:
Pameran Mobil Khusus Perempuan di Saudi Banjir Pengunjung
Wabah Campak dan Gizi Buruk Hantui Papua

Dia juga mengabarkan bahwa Barna bakl melaksanakan operasi amputasi hari ini, Senin (15/1), untuk perbaikan jari oleh dokter spesialis ortopedi. (ANG/GIL)