Dikabarkan Menghilang, Begini Kabar Terbaru Jack Ma

Dikabarkan Menghilang, Begini Kabar Terbaru Jack Ma
Jack Ma dikabarkan menghilang dalam dua bulan terakhir. (Flickr/ ITU Pictures)

Usai mengkritik regulasi finansial dan perbankan Tiongkok, Jack Ma menghilang dari publik dan media sosial sejak Oktober 2020. Seperti apa ya kondisi terkininya sekarang?

Inibaru.id – Publik digegerkan dengan kabar menghilangnya Jack Ma. Pendiri Alibaba ini nggak terlihat oleh publik dalam dua bulan terakhir. Ada isu yang berembus kalau miliarder ini menghilang usai mengkritik pemeritah Tiongkok.

Meski begitu, jurnalis CNBC David Faber menyebut Jack Ma nggak benar-benar menghilang sebagaimana yang ditakutkan banyak pihak. Dia mengaku mendapatkan informasi dari sumber yang nggak mau disebutkan namanya kalau Jack Ma sedang sengaja menghindari sorotan publik.

“Dia sedang ingin nggak terlihat. Ini bukan seperti kasus Chairman Wu,” ungkap Faber sembari membandingkan kasus Chairman Wu, bos Anbang Insurance yang dipenjara 18 tahun sejak 2018.

Faber menyebut Jack Ma sepertinya sedang berada di Kota Hangzhou. Sebagai informasi nih, Millens, kota ini adalah markas dari Alibaba.

Jack Ma mengkritik pemerintah Tiongkok sebelum menghilang. (Flickr/World Trade Organization)
Jack Ma mengkritik pemerintah Tiongkok sebelum menghilang. (Flickr/World Trade Organization)

Nggak hanya nggak terlihat dalam dua bulan terakhir, Jack Ma juga nggak lagi aktif di media sosial. Akun Twitternya juga terakhir mengunggah cuitan pada Oktober 2020. Padahal, Ma dikenal sebagai orang yang aktif menggunakannya. Setidaknya, dia menulis beberapa cuitan dalam sehari.

Ma bahkan nggak hadir dalam acara Africa’s Business Heroes. Dia biasanya menjadi juri di acara bikinannya tersebut dan perannya saat itu digantikan oleh seorang petinggi Alibaba. Saat itu, Alibaba berdalih bahwa Ma sedang disibukkan dengan jadwal sehingga nggak mungkin hadir di acara tersebut.

Pada 24 Oktober 2020 lalu, Ma melontarkan kritik terhadap Tiongkok, tepatnya pada regulator perbankan dan finansial di Negeri Tirai Bambu tersebut. Baginya, bank-bank di negara tersebut masih menerapkan mentalitas rumah gadai sehingga menghambat inovasi. Dia pun menyarankan reformasi pada hal tersebut agar ekonomi Tiongkok bisa semakin membaik.

Pemerintah Tiongkok justru menanggapi kritikan ini dengan melakukan investigasi terhadap Alibaba. Dalam investigasi tersebut, disebutkan bahwa Alibaba Group Holding ltd dituding melakukan monopoli. Selain itu, regulasi bisnis Fintech di Tiongkok juga semakin diperketat sehingga membuat salah seorang perusahaan afiliasi Alibaba, Ant Group nggak bisa melantai di bursa.

Semoga saja memang Jack Ma berada dalam kondisi baik-baik saja, ya? (Kom/IB09/E05)