Walikotanya Diciduk KPK dalam OTT, Warga Tegal Sujud Syukur

Warga gembira ketika wali kota Tegal ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Walikotanya Diciduk KPK dalam OTT, Warga Tegal Sujud Syukur
Spanduk bertuliskan "Keadilan Untuk Rakyat Tegal". (Foto: Google)

Inibaru.id – Rasa syukur dan gembira meluap dari warga Tegal. Warga berkumpul di Balai Kota Tegal, Selasa malam, 29 Agustus 2017. Mereka meluapkan kegembiraan atas tertangkapnya Wali Kota yang kena OTT oleh KPK.

Kegembiraan itu  diluapkan dengan  membentangkan spanduk bertuliskan "Keadilan Untuk Rakyat Tegal" di teras Rumah Dinas Walikota. Bahkan warga juga membalik foto Siti Marshita di depan spanduk tersebut.

Seperti yang dilansir dari TEMPO.CO beberapa warga juga sempat berteriak gembira sekaligus menyalakan kembang api berkali-kali.

“Kami lega karena selama ini kebijakan pemerintah walikota (Siti Mashita) sewenang-wenang," kata Yusqon juru bicara Komite Penyelamat Kota Tegal.

Tidak hanya itu, tertangkapnya Siti Marshita juga membuat sejumlah PNS sujud syukur.

Baca juga : Heboh! Terima Suap 300 Juta, Walikota Tegal Ditangkap KPK dalam OTT

Seperti yang dilansir juga dari Detik.com. Menurut Khairul Huda, mantan PNS Kota Tegal, ia dan 12 rekannya adalah korban dari kesewenang-wenangan Siti Marshita selama memimpin Kota Tegal. Dia dan rekannya di-nonjob-kan oleh Wali Kota Tegal akibat mengkritisi kebijakan pemerintah. 

"Sejak awal kami telah kritisi Wali Kota karena dianggap tidak benar dalam tata kelola pemerintahan. Tapi, karena dia wali kota, kritik kami dibalas dengan nonjob," ujar Khaerul huda.

PNS yang di-nonjob-kan ini akhirnya melakukan upaya menggugat PTUN. Hasilnya, PTUN mengharuskan Wali Kota mengembalikan jabatan kepada PNS yang di-nonjob-kan tersebut.

"Jarang ada wali kota yang melakukan banding hingga PK. Alhamdulillah, kami menang, tapi tetap saja Wali Kota tidak mengembalikan jabatan kami," tuturnya. Wah! Kok bisa gitu ya? (AHM/IB)