Karya di Rabbit Town yang Diduga Plagiat

Rabbit Town, tempat wisata yang sedang hits di Bandung kini tengah jadi sorotoan publik. Pasalnya beberapa instalasi seni dan spot yang terdapat disana terindikasi plagiasi hasil karya seniman dunia.

Karya di Rabbit Town yang Diduga Plagiat
Rabbit Town Bandung. (Tribunnews.com/Putri Puspita)

Inibaru.id - Rabbit Town, destinasi wisata baru yang terletak di Ciumbuleuit, Cidadap, Bandung, sempat viral dan menjadi salah satu tempat wajib bagi para penggila swafoto. Tempat ini menawarkan begitu banyak spot dan karya seni yang cantik untuk menjadi latar foto.

Namun, di balik pesona wahana seni yang ditawarkan Rabbit Town, sejumlah spot dan karya seni di tempat tersebut diklaim sejumlah pihak sebagai bentuk plagiarisme dari karya seniman dunia. Beberapa karya yang konon dijiplak di antaranya kepunyaan seniman dari Jepang, Yayoi Kusama.

Seperti ditulis Kapanlagi.com, karya-karya lain yang juga dianggap jiplakan di Rabbit Town adalah karya seniman instalasi dan patung Chris Burden yang ada di LA Country Museum of Art, AS. Selain itu, ada juga karya satu seniman di Museum of Ice Cream, AS.

Kasus plagiat tersebut pun bertambah ramai saat Ario Kiswinar mengunggah perbandingan karya jiplakan dan yang asli di akun Instagram-nya. Melalui fitur Instargam Story-nya, anak dari Mario Teguh itu membeberkan karya mana saja yang sama dan dijiplak oleh pihak Rabbit Town.

Instalasi Lampu di Museum of Ice Cream

bukti kemiripan spot Rabbit Town dengan karya seniman luar negeri (doc. instagram)

 

Dekorasi Pisang di Museum of Ice cream

(doc.twitter.com)

 

Sticker polkadot karya seniman Yayoi Kusama

(doc.instagram)

 

Urban Light karya Chris Burden

(doc.twitter)

Mau dengan dalih apapun, plagiarisme tetaplah plagiarisme. Itu nggak bisa dibenarkan! Jadi, menurut kamu gimana, Millens? (DIR/GIL)