Kebakaran di Gunung Sumbing Meluas, BPBD Kerahkan Helikopter Kamov

Kebakaran di Gunung Sumbing Meluas, BPBD Kerahkan Helikopter Kamov
Helikopter Kamov untuk menanggulangi kebakaran hutan di Gunung Sumbing. (Kompas.com)

Untuk mengatasi kebakaran yang meluas di Gunung Sumbing, BPBD Temanggung mendatangkan helikopter jenis Kamov milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter ini memiliki kapasitas yang lebih besar ketimbang helikopter jenis Bolca yang sebelumnya digunakan petugas.

Inibaru.id – Kebakaran hutan di Gunung Sumbing, Temanggung, Jawa Tengah meluas. Api yang semula hanya berkobar di petak 27-1, petak 27-2, petak 27-3, dan petak 20-1, kini bertambah menjadi lima titik. Hingga Minggu (16/9/2018) sore, BPBD memperkirakan total lahan yang terbakar mencapai 490,9 hektare.

Untuk memadamkan kebakaran yang meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mendatangkan helikopter jenis Kamov 32A 11BC. Helikopter yang didatangkan dari Provinsi Jambi ini mendarat di lapangan Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, pada Minggu (16/9).

“Medan yang terjal dan curam mengakibatkan proses pemadaman terhambat karena titik api sulit dijangkau petugas. Karena itu, kami mendatangkan helikopter Kamov. Helikopter ini nantinya akan digunakan untuk membantu memadamkan titik-titik api di Gunung Sumbing karena helikopter yang sebelumnya tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran di ketinggian lebih dari 8500 kaki,” tutur Plt Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Gito Walngadi seperti ditulis Kompas.com, Minggu (16/9).

Sebelum mendatangkan helikopter Kamov, BPBD Temanggung diketahui telah mengerahkan helikopter jenis Bolco 105 untuk memadamkan api. Namun, helikopter yang hanya mampu menampung 500 liter air itu dirasa kurang efektif untuk membantu petugas.

Sementara itu, helikopter Kamov mampu menampung lebih banyak air yakni 5 ribu liter air. Dengan kapasitas yang lebih besar, BPBD memastikan air yang diambil nggak berasal dari Embung Kledung atau Telaga Menjer.

Gito menambahkan pengambilan air akan dilakukan di Waduk Wadaslintang di Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Waduk ini berada di kawasan perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen.

Hingga kini tercatat sebanyak 168 personel dari berbagai unsur diterjunkan untuk membantu pemadaman Gunung Sumbing. Semoga lekas padam dan nggak menjalar ke mana-mana ya, Millens. (IB15/E04)