Dari Tutup sampai Kebocoran, Inilah Nama-nama Desa Unik di Indonesia

Dari Tutup sampai Kebocoran, Inilah Nama-nama Desa Unik di Indonesia
Nama-nama desa unik di Indonesia bisa bikin kamu tersenyum saat membacanya. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Ada sejumlah nama desa unik di Indonesia. Nama-nama desa ini pasti bisa bikin kamu tersenyum saat melihatnya. Apa sajakah nama-nama desa tersebut?

Inibaru.id - Tebak, berapa jumlah desa di Indonesia, Millens? Berdasarkan keterangan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 lalu, setidaknya ada 83.931 wilayah administrasi setingkat desa di Tanah Air. Nah, setiap desa pasi memiliki keunikan tersendiri, termasuk dalam hal nama-namanya yang unik dan menarik. Berikut adalah daftar nama-nama desa unik di Indonesia. Pasti bisa bikin kamu tersenyum, deh.

Desa Kasmaran

Desa Kasmaran. (Merdeka)
Desa Kasmaran. (Merdeka)

Begitu memasuki wilayah desa ini, kamu pasti sempat berpikir apakah orang-orang yang tinggal di sana selalu kasmaran atau tidak. Well, meski hanya candaan, asal-usul nama desa di Kecamatan Windasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini ternyata memang terkait dengan cerita percintaan yang jenaka.

Kala itu, Kerajaan Sumedang Larang sedang berebut wilayah kekuasaan dengan Pangeran Darma, pemimpin Indramayu. Pangeran Darma kemudian punya siasat unik agar bisa memenangi perang.

Dia berubah wujud menjadi seorang perempuan yang cantik dan menawan. Raja Sumedang yang melihat kecantikannya terbuai dan jatuh hati. Karena sudah terpincut, Pangeran Darma memanfaaatkan kelemahan Raja Sumedang dan mengalahkannya. Nah, kekalahan sang raja gara-gara kasmaran inilah yang menginspirasi nama Desa Kasmaran.

Desa Cawet

Plank papan nama di Desa Cawet. (TribunJogja)
Plank papan nama di Desa Cawet. (TribunJogja)

Tahu nggak, arti dari kata "cawet" di Bahasa Jawa adalah "celana dalam"? Nggak hanya namanya yang unik, sejarah asal mula nama desa yang berada di Watukumpul, Pemalang, Jawa Tengah ini juga nggak jauh-jauh dari itu.

Jadi, di zaman dulu ada sesepuh desa yang bernama Mbah Cawing Tali. Karena lebih suka memakai sarung yang diikat daripada celana, penduduk setempat menjulukinya “Mbah Cawet”. Lambat laun, daerah tempat tinggal Mbah Cawet justru lebih dikenal dengan nama Cawet.

Desa Kebocoran

Gapura Desa Kebocoran. (Tribunnews)
Gapura Desa Kebocoran. (Tribunnews)

Apakah di desa ini semua atap rumahnya pasti bocor kalau hujan deras? Hmm, sepertinya nggak juga sih. Penamaan desa ini justru terkait dengan kisah Babad Kamandaka, lo.

Dahulu kala, hiduplah Raden Banyak Catra, putra dari Prabu Siliwangi sang Raja Pajajaran, Dia pernah membasuh luka di sebuah sungai. Darah di luka itu ternyata cukup deras layaknya air yang bocor. Dari peristiwa inilah inspirasi nama desa tersebut berasal.

Hanya, ada juga versi lain dari nama Desa Kebocoran, yakni desa ini nggak pernah kekeringan meskipun kemarau cukup panjang. Jadi, airnya "bocor" terus mengaliri wilayah tersebut.

Desa Tutup

Desa Tutup, tapi kalau siang kantor kepala desanya tetap buka kok. (IG/oc_setyawan)
Desa Tutup, tapi kalau siang kantor kepala desanya tetap buka kok. (IG/oc_setyawan)

Kalau datang ke kantor Kepala Desa Tutup, kamu pasti bingung apakah kantornya buka atau tidak. Meski namanya membingungkan, desa ini sama sekali nggak tertutup buat umum kok. Hal ini disebabkan oleh inspirasi namanya yang berasal dari Pohon Tutup yang tumbuh di desa itu.

Meski begitu, kebetulan juga lokasi desa di Tunjungan, Kabupaten Blora ini memang nggak benar-benar mudah diakses, jadi banyak orang yang menganggap penamaan desa ini cocok dengan kondisi aslinya.

Kalau di tempatmu, ada nggak nama-nama desa unik di Indonesia, MillensGoo/IB28/E07)